UIBBCUIBBC
EduBase : Journal of Basic EducationEduBase : Journal of Basic EducationPenelitian ini membahas efektivitas model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia di kelas tersebut dan kurangnya inovasi dalam model pembelajaran yang menyebabkan kurangnya semangat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran talking stick dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara. Sumber data meliputi guru walikelas 2B dan hasil belajar siswa kelas 2B. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick memberikan perubahan positif pada kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan dibandingkan dengan tidak menggunakan model tersebut. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM, dari 27 siswa hanya 2 yang belum mencapai nilai tersebut.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick efektif dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan.Sebelum penerapan model, guru menggunakan berbagai model pembelajaran, namun pada materi kalimat permintaan tolong, siswa mengalami kesulitan.Setelah penerapan, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, konsentrasi, dan pemahaman materi, serta peningkatan hasil belajar dari berbagai aspek seperti kognitif, sosial, dan psikomotor.Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar meliputi faktor internal siswa (kesehatan, motivasi, minat) dan faktor eksternal (sekolah, keluarga, masyarakat).
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan pengembangan model pembelajaran talking stick dengan mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal terhadap keberhasilan penerapan model talking stick, khususnya terkait dengan karakteristik siswa dan lingkungan sekolah. Terakhir, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas model talking stick dengan model pembelajaran kooperatif lainnya dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia di madrasah ibtidah, untuk memberikan rekomendasi model pembelajaran yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
| File size | 160.23 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISAPUNISAP Selain itu, guru menunjukkan komitmen profesional melalui pelatihan dan refleksi pembelajaran. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi deep learningSelain itu, guru menunjukkan komitmen profesional melalui pelatihan dan refleksi pembelajaran. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi deep learning
UNISAPUNISAP Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran yang inovatif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, keterampilanHasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran yang inovatif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, keterampilan
UNISAPUNISAP Integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaranIntegrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran
UNISAPUNISAP Analisis data menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai Sig. 0,000 < (0,05), yang mengindikasikan model pembelajaran Inquiry Learning lebihAnalisis data menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai Sig. 0,000 < (0,05), yang mengindikasikan model pembelajaran Inquiry Learning lebih
UNISAPUNISAP Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara terhadap tiga guru kelas rendah dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memilikiTeknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara terhadap tiga guru kelas rendah dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki
UINSYAHADAUINSYAHADA Selain itu, penggunaan LKPD ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta membantu mereka memahami konsep-konsep bangun datarSelain itu, penggunaan LKPD ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta membantu mereka memahami konsep-konsep bangun datar
UMUM Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni menuntut inovasi pembelajaran di sekolah dasar yang lebih terhubung ke dalam dunia nyata dan mampu mengasahPerkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni menuntut inovasi pembelajaran di sekolah dasar yang lebih terhubung ke dalam dunia nyata dan mampu mengasah
UNISAPUNISAP Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
Useful /
UMPARUMPAR Kedua variabel ini bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi efektivitas kerja, sehingga memperkuat kebutuhan akan pengembangan kepemimpinan danKedua variabel ini bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi efektivitas kerja, sehingga memperkuat kebutuhan akan pengembangan kepemimpinan dan
UINSYAHADAUINSYAHADA Oleh karena itu, penerapan CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa secara substansial melalui pendekatan yangOleh karena itu, penerapan CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa secara substansial melalui pendekatan yang
UINSYAHADAUINSYAHADA Model NHT mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari 20% (pre-siklus) menjadi 80% (siklus II) melalui aktivasi kerja individu dan kelompok, sehingga siswaModel NHT mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari 20% (pre-siklus) menjadi 80% (siklus II) melalui aktivasi kerja individu dan kelompok, sehingga siswa
UMUM SRL sangat relevan dalam pembelajaran di era digital karena mendorong kemandirian belajar, pengelolaan waktu, dan pemanfaatan teknologi secara optimal,SRL sangat relevan dalam pembelajaran di era digital karena mendorong kemandirian belajar, pengelolaan waktu, dan pemanfaatan teknologi secara optimal,