UINSYAHADAUINSYAHADA
DIRASATUL IBTIDAIYAHDIRASATUL IBTIDAIYAHPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam ranah pembelajaran guna meningkatkan keterampilan membaca Al-Quran di MIN 1 Bungo. Riset ini mengadopsi pendekatan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang berlandaskan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V MIN 1 Bungo, dengan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta tes kemampuan membaca Al-Quran sebelum dan sesudah implementasi metode CIRC. Berdasarkan hasil analisis, aktivitas guru dalam pembelajaran mengalami peningkatan yang signifikan, dengan Siklus I mencapai 63,69%, Siklus II meningkat menjadi 75%, dan Siklus III mencapai 94,04%, dikategorikan dalam tingkat sangat baik. Sementara itu, aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan progresif, yakni 60,26% pada Siklus I, naik menjadi 78,83% pada Siklus II, dan mencapai 92,3% pada Siklus III, yang juga masuk dalam kategori sangat baik. Dalam aspek pencapaian akademik, nilai rata-rata siswa pada pra-siklus berada pada angka 62,41 dengan persentase ketuntasan 37,5%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 63,75 dengan ketuntasan 46%, kemudian pada Siklus II, meningkat lagi menjadi 69,2 dengan ketuntasan 58%, dan akhirnya pada Siklus III, nilai rata-rata mencapai 80 dengan persentase ketuntasan 83%, dikategorikan sebagai sangat baik. Dari seluruh temuan ini, penelitian menyimpulkan bahwa metode CIRC efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran di MIN 1 Bungo. Metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Quran di tingkat sekolah dasar.
Implementasi metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan membaca Al-Quran, baik dari segi pelafalan maupun pemahaman materi.CIRC terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis, menyenangkan, dan meningkatkan keterlibatan aktif siswa, sehingga hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan signifikan.Oleh karena itu, penerapan CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa secara substansial melalui pendekatan yang sistematis dan komprehensif.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi media digital interaktif dengan model CIRC memengaruhi penguasaan tajwid pada siswa SD, sehingga dapat memberikan gambaran tentang efektivitas teknologi dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan motivasi intrinsik dan sikap siswa terhadap pembelajaran Al-Quran selama beberapa tahun akademik dapat mengungkap dampak jangka panjang penerapan CIRC terhadap keterlibatan belajar. Selanjutnya, perbandingan antara CIRC dan model pembelajaran kooperatif lain dalam meningkatkan kefasihan membaca Al-Quran pada konteks sekolah perkotaan dan pedesaan dapat memberikan wawasan tentang keadaptabilitas metode ini dalam beragam lingkungan pendidikan.
- Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Untuk Meningkatkan... doi.org/10.70115/semesta.v1i1.2Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition CIRC Untuk Meningkatkan doi 10 70115 semesta v1i1 2
- PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN... doi.org/10.47353/bj.v1i1.17PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION CIRC UNTUK MENINGKATKAN doi 10 47353 bj v1i1 17
- Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Melalui Metode Tahfizh di PAUD Fithri Desa Teluk Pulai... doi.org/10.25299/ge.2024.vol7(1).16502Meningkatkan Kemampuan Membaca Al QurAoan Melalui Metode Tahfizh di PAUD Fithri Desa Teluk Pulai doi 10 25299 ge 2024 vol7 1 16502
- STRATEGI PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN DASAR KEWARGANAGARAAN MELALUI METODE ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ TEAM... jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/IBTIDAIYAH/article/view/5637STRATEGI PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN DASAR KEWARGANAGARAAN MELALUI METODE ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ TEAM jurnal uinsyahada ac index php IBTIDAIYAH article view 5637
| File size | 668.14 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMNUMN Pembahasan melalui lensa interaksionisme simbolik mengungkapkan bahwa interaksi antara pengajar dan siswa berperan kunci dalam membentuk makna belajar.Pembahasan melalui lensa interaksionisme simbolik mengungkapkan bahwa interaksi antara pengajar dan siswa berperan kunci dalam membentuk makna belajar.
UNISAPUNISAP Integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaranIntegrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran
ABULYATAMAABULYATAMA Alat pengumpul data menggunakan tes, dengan teknik analisis menggunkan teknik analisis interaktif. Hasil Penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkanAlat pengumpul data menggunakan tes, dengan teknik analisis menggunkan teknik analisis interaktif. Hasil Penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Akibatnya, daya serap materi oleh siswa menjadi tidak optimal serta hasil belajar siswa mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiAkibatnya, daya serap materi oleh siswa menjadi tidak optimal serta hasil belajar siswa mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
STITUSASTITUSA Penelitian mendeskripsikan berdasarkan observasi dan wawancara dari subjek penelitian Guru Bahasa Inggris kelas IV dan 22 siswa kelas IV C. Instrumen penelitianPenelitian mendeskripsikan berdasarkan observasi dan wawancara dari subjek penelitian Guru Bahasa Inggris kelas IV dan 22 siswa kelas IV C. Instrumen penelitian
PPSDPPPSDP Populasi penelitian mencakup semua siswa kelas X SMA PGRI Betung, dengan sampel diambil secara acak sederhana dari dua kelas, yaitu X1 dan X3. Metode yangPopulasi penelitian mencakup semua siswa kelas X SMA PGRI Betung, dengan sampel diambil secara acak sederhana dari dua kelas, yaitu X1 dan X3. Metode yang
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Penerapan strategi ini dapat dilihat dari perbandingan hasil tiga tes yang dilakukan dalam penelitian ini. Persentase penurunan jumlah siswa yang mendapatPenerapan strategi ini dapat dilihat dari perbandingan hasil tiga tes yang dilakukan dalam penelitian ini. Persentase penurunan jumlah siswa yang mendapat
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Pengambilan data dilaksanakan memanfaatkan kuesioner serta dokumentasi. Hasil studi ini menunjukkan nilai signifikansi sebanyak 0,000 lebih kecil dariPengambilan data dilaksanakan memanfaatkan kuesioner serta dokumentasi. Hasil studi ini menunjukkan nilai signifikansi sebanyak 0,000 lebih kecil dari
Useful /
UMNUMN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Walima sebagai praktik akuntabilitas spiritual berbasis kearifan lokal Gorontalo melalui paradigma spiritualisme.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Walima sebagai praktik akuntabilitas spiritual berbasis kearifan lokal Gorontalo melalui paradigma spiritualisme.
UMNUMN Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian sosiologi pendidikan tentang interaksi antara modal ekonomi, sosial, dan budaya, sedangkan secara praktis,Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian sosiologi pendidikan tentang interaksi antara modal ekonomi, sosial, dan budaya, sedangkan secara praktis,
UMNUMN Setiap proses memiliki makna budaya yang mendalam terkait dengan rasa syukur, pemersatu masyarakat, kesuburan, dan harmonii dengan alam. Studi ini menunjukkanSetiap proses memiliki makna budaya yang mendalam terkait dengan rasa syukur, pemersatu masyarakat, kesuburan, dan harmonii dengan alam. Studi ini menunjukkan
STITUSASTITUSA Penelitian ini dilakukan di MI Maarif Al Falah Joyokusumo Banjarnegara Kelas III dengan jumlah peserta didik 44 yang terdiri dari 23 anak perempuan danPenelitian ini dilakukan di MI Maarif Al Falah Joyokusumo Banjarnegara Kelas III dengan jumlah peserta didik 44 yang terdiri dari 23 anak perempuan dan