UNISAPUNISAP

Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah DasarEdukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan siswa berpikir kritis antara Inquiry Learning dan Langsung (Direct Instruction) sebagai model pembelajaran, serta mengetahui efektivitas model Inquiry Learning pada proses pembelajaran Matematika materi Data. Penelitian kuantitatif eksperimen ini menggunakan desain Non-Equivalen Control Group dengan sampel sebanyak 41 siswa, terdiri dari 21 siswa kelas V-A dan 20 siswa kelas V-B di SD Negeri Bibis. Metode pengumpulan data adalah tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis Matematika kelas V, khususnya pada materi Data, terbukti dari adanya perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Rata-rata hasil kemampuan siswa berpikir kritis eksperimen adalah pretest 56,19 dan posttest 85,66, sedangkan kelas kontrol adalah pretest 49 dan posttest 70,85. Analisis data menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai Sig. 0,000 < (0,05), yang mengindikasikan model pembelajaran Inquiry Learning lebih efektif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok yang menggunakan Inquiry Learning dan Direct Instruction.Model pembelajaran Inquiry Learning menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dalam meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis pada materi Data Matematika.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Inquiry Learning dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi matematika lainnya, seperti geometri atau aljabar, untuk memperluas cakupan temuan ini. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik siswa, seperti gaya belajar atau tingkat pemahaman awal, memengaruhi efektivitas Inquiry Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas kombinasi Inquiry Learning dengan strategi pembelajaran lain, seperti pemecahan masalah berbasis proyek, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kaya dan merangsang.

  1. Analisis Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Pada Mata Pelajaran IPA Materi Gerak Benda di Sekolah Dasar... ifrelresearch.org/index.php/konstanta-widyakarya/article/view/2408Analisis Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Pada Mata Pelajaran IPA Materi Gerak Benda di Sekolah Dasar ifrelresearch index php konstanta widyakarya article view 2408
  1. #matematika siswa#matematika siswa
  2. #siswa kelas xi#siswa kelas xi
Read online
File size407.61 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3ex
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test