UINSYAHADAUINSYAHADA
DIRASATUL IBTIDAIYAHDIRASATUL IBTIDAIYAHPendidikan karakter sangat penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM), karena karakter yang baik dan buruk berkaitan erat dengan pendidikan seseorang. Semua pihak (keluarga, masyarakat, dan pemerintah) harus menyadari karakter muncul dari dunia pendidikan. Oleh karena itu pendidikan karakter harus dimulai semenjak dini yaitu sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah (SMP). Dalam pendidikan karakter diperlukan strategi dan materi-materi yang harus diajarkan kepada peserta didik. Dari strategi diharapkan peserta didik dapat dengan mudah menyerapkan materi, dan materi karakter yang dipelajari dapat diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan konsep yang sebenarnya yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dikalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode dan jenis penelitian kualitatif deskriptif, data-data yang diperoleh dari buku-buku dan artikel diurai secara sistematis sesuai dengan topik-topik pembahasan. Lalu disajikan, dibuat kesimpulan serta verifikasi. Data primer maupun skunder dideskripsikan sesuai dengan sistematika yang dirumuskan, sehingga masalah yang dibahas dapat dipahami menjadi suatu konsep yang utuh. Adapun strategi dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah Dasar dan Menengah yaitu: Memasukkan pendidikan karakter ke dalam semua mata pelajaran di sekolah, Membuat slogan-slogan atau yel-yel yang dapat menumbuhkan kebiasaan semua masyarakat sekolah untuk bertingkah laku yang baik, membiasakan berperilaku yang positif dikalangan warga sekolah, dan melakukan pemantauan secara kontiniu, memberikan hadiah kepada siswa yang selalu berkarakter baik. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang harus ditanamkan bagi siswa sekolah dasar dan menengah yaitu Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/ Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial dan Tanggung Jawab.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam seluruh komponen pendidikan, kurikulum, dan mata pelajaran.Strategi yang urgen dalam menanamkan nilai karakter adalah melalui keteladanan, pembiasaan, pengkondisian lingkungan, dan kegiatan terprogram.Dengan implementasi yang efektif dan sedini mungkin, pendidikan karakter dapat membentuk perilaku bermoral dan berbudiluhur pada anak.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode penanaman nilai karakter pada siswa sekolah dasar, misalnya dengan membandingkan metode berbasis permainan dengan metode ceramah. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model pendidikan karakter yang lebih kontekstual dan relevan dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat, sehingga nilai-nilai karakter yang ditanamkan dapat lebih mudah diterima dan diinternalisasi oleh siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mendukung program pendidikan karakter di sekolah, termasuk bagaimana meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter siswa.
| File size | 762.83 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Dalam dunia pendidikan khususnya, tulisan mutlak diperlukan. Buku-buku pelajaran maupun buku bacaan lainnya merupakan sarana untuk belajar para pesertaDalam dunia pendidikan khususnya, tulisan mutlak diperlukan. Buku-buku pelajaran maupun buku bacaan lainnya merupakan sarana untuk belajar para peserta
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION 42), and low for 3 students (0. 25). These findings confirm that the Team Quiz model effectively enhances mathematical cognitive outcomes. The novelty42), and low for 3 students (0. 25). These findings confirm that the Team Quiz model effectively enhances mathematical cognitive outcomes. The novelty
UMPRUMPR Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Bingka Kentang pada pembelajaran matematika materi mengurutkan angka untuk siswa kelas I menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Bingka Kentang pada pembelajaran matematika materi mengurutkan angka untuk siswa kelas I menggunakan
UINSYAHADAUINSYAHADA Faktor internal meliputi faktor fisiologis dan psikologis seperti perhatian, tanggapan, ingatan, minat, dan motivasi. Sementara itu, faktor eksternal terdiriFaktor internal meliputi faktor fisiologis dan psikologis seperti perhatian, tanggapan, ingatan, minat, dan motivasi. Sementara itu, faktor eksternal terdiri
UINSYAHADAUINSYAHADA Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes soal, observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan penelitian memiliki empat model yaitu: Persiapan,Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes soal, observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan penelitian memiliki empat model yaitu: Persiapan,
UINSYAHADAUINSYAHADA Oleh karena itu, penerapan CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa secara substansial melalui pendekatan yangOleh karena itu, penerapan CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa secara substansial melalui pendekatan yang
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal berikut: 1) Bagaimana pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mahasiswa; 2) BagaimanaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal berikut: 1) Bagaimana pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mahasiswa; 2) Bagaimana
UNCMUNCM Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas XI IPS-1 SMA Negeri 3 Banda Aceh tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 34 siswa. Analisis data menggunakan teknikSubyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas XI IPS-1 SMA Negeri 3 Banda Aceh tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 34 siswa. Analisis data menggunakan teknik
Useful /
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Komunikasi sejak dini harus didorong dan dibangun berdasarkan pemahaman guru. Tentu saja, ada lebih banyak cara untuk berkomunikasi di luar hanya sekedarKomunikasi sejak dini harus didorong dan dibangun berdasarkan pemahaman guru. Tentu saja, ada lebih banyak cara untuk berkomunikasi di luar hanya sekedar
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Kemudian data diolah menggunakan smart pls 4. 9. 2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian iniKemudian data diolah menggunakan smart pls 4. 9. 2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini
UNCMUNCM Indikator kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan sebagai acuan dalam penelitian ini adalah isi pertanyaan, pengungkapan verbal atau kalimat yang digunakanIndikator kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan sebagai acuan dalam penelitian ini adalah isi pertanyaan, pengungkapan verbal atau kalimat yang digunakan
HARPRESSIDHARPRESSID Data dikumpulkan melalui observasi, analisis data, dan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknikData dikumpulkan melalui observasi, analisis data, dan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik