JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI

JURNAL JENDELA PENDIDIKANJURNAL JENDELA PENDIDIKAN

Individu mengkomunikasikan rangsangan kepada orang lain, biasanya secara verbal, untuk mengubah perilaku mereka. Proses ini dikenal sebagai komunikasi (Hovlan, Janis, dan Kelly). Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana sifat dan komunikasi mempengaruhi pertumbuhan siswa. Dengan menggunakan studi lapangan dan tinjauan literatur, penelitian ini bersifat kualitatif. Tahapan penelitian diselesaikan dengan mengumpulkan sumber pustaka primer dan sekunder. Menurut rumusan penelitian, data dikategorikan dalam penelitian ini (Darmalaksana, 2020). Untuk mengembangkan sistem pembelajaran berdasarkan kondisi setiap siswa dan mengidentifikasi batas antara perilaku yang harus diajarkan kepada siswa dan perilaku yang tidak, penting untuk dilakukan menganalisis ciri-ciri dan perkembangan awal peserta didik. Hal ini dapat dilakukan melalui komunikasi yang efektif dan pendekatan yang menerima siswa apa adanya. Untuk menjamin komunikasi yang efektif, pendidik perlu mempertimbangkan kepribadian siswa usia sekolah dasar. Komunikasi sejak dini harus didorong dan dibangun berdasarkan pemahaman guru. Tentu saja, ada lebih banyak cara untuk berkomunikasi di luar hanya sekedar berdiskusi. Misalnya, seseorang dapat menunjukkan kepada seseorang bahwa mereka membayar dengan mendengarkan atau menggunakan kata-kata yang memberi semangat.

Komunikasi merupakan proses penyampaian rangsangan untuk mempengaruhi perilaku individu, sebagaimana dijelaskan oleh Hovland, Janis, dan Kelley.Karakteristik siswa, meliputi minat, sikap, dan kemampuan belajar, memiliki peran penting dalam proses pembelajaran.Analisis karakteristik dan perkembangan awal siswa, melalui komunikasi efektif dan pendekatan yang menerima, krusial untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang sesuai dan mengidentifikasi perilaku yang perlu diajarkan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh gaya komunikasi guru yang berbeda terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa sekolah dasar. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana karakteristik unik siswa, seperti kecerdasan majemuk atau gaya belajar, dapat diintegrasikan ke dalam strategi komunikasi yang lebih personal dan efektif di kelas. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas komunikasi antara guru yang memiliki pelatihan khusus dalam bidang psikologi perkembangan anak dan guru yang tidak, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas dalam meningkatkan kualitas interaksi guru-siswa dan mendukung perkembangan optimal peserta didik.

  1. #literasi matematis#literasi matematis
  2. #gaya komunikasi#gaya komunikasi
Read online
File size423.88 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2cZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test