UINSYAHADAUINSYAHADA

DIRASATUL IBTIDAIYAHDIRASATUL IBTIDAIYAH

Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN 8 Limboto kabupaten Gorontalo. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN 8 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode Penelitian ini menggunakan Jenis Penelitian Kualitatif Deskriptif. Dimana data yang dikumpulkan diperoleh melalui data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi secara mendalam terhadap informan. Teknik pengelolaan dan analisis data ini menggunakan reduksi data, display data atau penyajian serta mengambil kesimpulan. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Hasil Penelitian ini ialah faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN 8 Limboto Kabupaten Gorontalo yaitu terdapat faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terbagi menjadi faktor fisiologi dan faktor psikologi yang meliputi perhatian, tanggapan, ingatan, minat serta motivasi. Selanjutnya faktor eksternal terbagi menjadi faktor sosial yang meliputi keluarga, guru serta teman sebaya dan faktor non-sosial meliputi ruangan kelas, fasilitas belajar serta media dan metode pembelajaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN 8 Limboto, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal meliputi faktor fisiologis dan psikologis seperti perhatian, tanggapan, ingatan, minat, dan motivasi.Sementara itu, faktor eksternal terdiri dari faktor sosial (keluarga, guru, teman sebaya) dan faktor non-sosial (ruangan kelas, fasilitas belajar, media dan metode pembelajaran).Faktor-faktor ini secara bersama-sama berperan dalam mendorong dan mendukung proses pembelajaran IPA yang aktif dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran campuran, terhadap peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran keaktifan siswa yang lebih valid dan reliabel, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai tingkat keaktifan siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran lingkungan keluarga dan masyarakat dalam mendukung keaktifan belajar siswa, termasuk bagaimana orang tua dan tokoh masyarakat dapat dilibatkan dalam proses pembelajaran IPA di sekolah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

  1. GENDER TYPING (PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR) | Harahap | Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman.... doi.org/10.31604/muaddib.v1i1.781GENDER TYPING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Harahap Al Muaddib Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Keislaman doi 10 31604 muaddib v1i1 781
  1. #faktor eksternal#faktor eksternal
  2. #siswa kelas v#siswa kelas v
Read online
File size455.86 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2n7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test