IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI

Edudeena : Journal of Islamic Religious EducationEdudeena : Journal of Islamic Religious Education

Transformasi digital telah menciptakan peluang untuk mengintegrasikan media interaktif ke dalam proses pembelajaran. Namun, praktik instruksional di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan permukaan dan belum secara optimal memfasilitasi pemahaman mendalam atau mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan investigasi empiris untuk mengeksplorasi peran media interaktif sebagai katalisator untuk transisi menuju pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media interaktif dalam memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui proses pembelajaran mendalam. Studi kuantitatif ini menggunakan desain survei penjelasan yang melibatkan 680 guru sekolah dasar sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur tiga konstruk reflektif: Media Interaktif, Pembelajaran Mendalam, dan Berpikir Kritis. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS 4. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) diterapkan untuk memeriksa hubungan langsung dan tidak langsung di antara variabel-variabel tersebut. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif memiliki efek signifikan terhadap pembelajaran mendalam. Pembelajaran mendalam juga ditemukan memiliki efek signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dengan nilai f² sebesar 9,742. Selain itu, pembelajaran mendalam berfungsi sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara penggunaan media interaktif dan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas media interaktif dalam pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh intensitas penggunaannya, tetapi juga oleh kemampuannya untuk memfasilitasi proses pembelajaran yang reflektif, analitis, dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan media interaktif yang dirancang untuk mendukung pembelajaran mendalam adalah strategi penting untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media interaktif dalam pembelajaran mendalam berfungsi sebagai strategi pedagogis efektif untuk memfasilitasi pergeseran dari pembelajaran permukaan ke pemahaman konsep yang lebih dalam, sambil meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.Pembelajaran mendalam yang didukung oleh media interaktif memiliki dampak positif dalam memperkuat dimensi kunci berpikir kritis siswa, termasuk kemampuan untuk mengajukan pertanyaan yang relevan, mengidentifikasi hubungan antara konsep, menganalisis informasi, dan mengevaluasi akurasi dan relevansi materi pembelajaran.Temuan ini menawarkan implikasi praktis bagi guru dalam merancang instruksi yang lebih berpusat pada siswa melalui penggunaan media interaktif yang diarahkan secara pedagogis dan direncanakan dengan baik, serta bagi sekolah dalam mendukung penyediaan dan pemanfaatan media pembelajaran yang relevan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan penggunaan media interaktif dalam pembelajaran mendalam sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Media interaktif memainkan peran strategis dalam memfasilitasi transisi dari pembelajaran permukaan ke pemahaman yang lebih dalam bagi siswa sekolah dasar. Ketika didukung oleh desain instruksional yang tepat, media interaktif dapat berfungsi sebagai alat yang efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan reflektif siswa. Integrasi media interaktif tidak hanya meningkatkan kualitas proses pembelajaran, tetapi juga membantu mempersiapkan siswa dengan keterampilan kognitif yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pembelajaran di tingkat pendidikan selanjutnya. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi instruksional yang lebih terstruktur dan terarah secara pedagogis, serta meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media interaktif secara efektif. Dukungan sekolah yang kuat, termasuk infrastruktur yang memadai dan pelatihan guru yang kontinu, juga sangat penting untuk memastikan bahwa media interaktif benar-benar mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa.

  1. Research on Interactivity of Visual Communication Design Based on Digital Media Technology | IGI Global... doi.org/10.4018/JCIT.388929Research on Interactivity of Visual Communication Design Based on Digital Media Technology IGI Global doi 10 4018 JCIT 388929
Read online
File size463.92 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test