UPSUPS

Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika)Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika)

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding yang lebih tinggi dari KKM, (2) Mendeskripsikan proporsi hasil belajar dari pembelajaran menggunakan model superitem berbantuan scaffolding yang berada di atas KKM lebih dari 70%, (3) Mendeskripsikan hasil belajar model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih baik dari model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII Semeaster Ganjil SMP Negeri 3 Petarukan tahun ajaran 2023/2024, yang terdiri dari 10 kelas dengan total 320 siswa. Sampel diambil dari populasi ini menggunakan teknik sampling acak sederhana dengan probabilitas sampling dan diperoleh satu kelas eksperimen, satu kelas kontrol, dan satu kelas uji coba. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes. Analisis data untuk penelitian ini menggunakan uji rata-rata, uji proporsi satu arah, dan uji-t satu arah dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggi dari KKM dengan nilai KKM 70, (2) hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding dapat mencapai KKM melebihi 70%, (3) hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih baik dari model pembelajaran konvensional.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kelas VIII SMP Negeri 3 Petarukan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024, dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggi dari KKM, yaitu dengan KKM = 70.Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding mencapai KKM melebihi 70%.Hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih baik dari model pembelajaran konvensional.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Petarukan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dengan fokus pada bagaimana scaffolding dapat memfasilitasi pengembangan kemampuan tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas model pembelajaran ini, seperti karakteristik siswa, motivasi belajar, atau kualitas guru. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi implementasi model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding pada mata pelajaran lain selain matematika, untuk mengetahui sejauh mana model ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara luas.

Read online
File size362.45 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test