UINSUNAUINSUNA

Genderang Asa: Journal of Primary EducationGenderang Asa: Journal of Primary Education

Kurangnya variasi penggunaan bahan ajar pendukung yang digunakan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), bahan ajar yang tersedia di sekolah masih berbentuk buku cetak, hal ini menyebabkan proses pembelajaran kurang bervariasi dan kurang menarik sehingga membuat peserta didik jenuh dan bosan selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan elektronik lembar kerja peserta didik problem-based learning berbasis liveworksheet SDIT Al-Muthmainnah Kota Jambi yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan yaitu model ADDIE. ADDIE terdiri dari lima tahapan yaitu: (1) Analize (analisis), (2) Design (desain), (3) Development (pengembangan), (4) Implementation (implementasi), (5) Evaluation (evaluasi). Hasil kevalidan produk E-LKPD dipeoleh dari hasil validasi ahli materi yaitu 96% dengan kategori sangat valid. Hasil analisis dari validasi ahli media diperoleh 98% dengan kategori sangat valid. Hasil analisis dari validasi ahli bahasa yaitu 80% dengan kategori valid. Pendidik dan peserta didik memberikan respon posistif terhadap produk E-LKPD yang dikembangkan dengan presentase yang diperoleh dari angket respon pendidik yaitu 96% dan peserta didik sebesar 90%. Bahan ajar ini efektif bagi peserta didik dibuktikan dari hasil data yang diperoleh dari angket respon peserta didik setelah menggunakan produk E-LKPD sebesar 94% dengan kategori sangat efektif. Dari hasil tanggapan tersebut dapat disimpulkan bahwa produk elektronik lembar kerja peserta didik problem based learning berbasis liveworksheet valid dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran IPAS.

Produk E-LKPD berbasis problem based learning menggunakan platform liveworksheet dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli materi (96%), ahli media (98%), dan ahli bahasa (80%), sehingga hanya memerlukan revisi minor.Produk ini efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS karena memperoleh respons positif dari siswa sebesar 94% dalam kategori sangat efektif.Dengan demikian, E-LKPD ini layak digunakan sebagai bahan ajar digital yang inovatif dan menarik di sekolah dasar.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas E-LKPD berbasis Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara langsung melalui desain penelitian eksperimen dengan kelompok kontrol. Kedua, penting untuk meneliti adaptasi E-LKPD ini pada mata pelajaran lain seperti PPKn atau Matematika guna melihat apakah model yang sama dapat meningkatkan keterlibatan belajar di berbagai ranah kompetensi. Ketiga, perlu dikembangkan versi E-LKPD yang mendukung pembelajaran luring dengan fitur offline dan aksesibilitas rendah data, sehingga dapat digunakan di daerah dengan keterbatasan internet, terutama dalam konteks kesetaraan akses pendidikan digital di seluruh Indonesia.

Read online
File size467.17 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test