AFEKSIAFEKSI

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa Monopoli Kebuyalo sebagai sarana pembelajaran keberagaman budaya lokal bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi hasil uji coba. Media ini memadukan unsur permainan edukatif dengan konten budaya khas Blitar untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa terhadap materi IPAS. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Monopoli Kebuyalo memenuhi kriteria kelayakan dengan persentase dari ahli materi sebesar 92,12%, ahli media 83,33%, dan ahli bahasa 87,77%, semuanya dalam kategori sangat layak. Uji keterbacaan juga memperoleh respon positif dari guru sebesar 88% dan siswa sebesar 90,62%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, media ini berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti gotong royong, toleransi, dan cinta budaya lokal. Dengan demikian, Monopoli Kebuyalo layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung pembelajaran tematik dan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran Monopoli Kebuyalo layak dan efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran IPAS pada materi keberagaman budaya lokal bagi siswa kelas IV sekolah dasar.Media ini berhasil dikembangkan melalui tahapan penelitian dan pengembangan model Sugiyono, dengan hasil validasi yang menunjukkan kelayakan tinggi dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa.Selain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas media Monopoli Kebuyalo dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara kuantitatif melalui desain penelitian eksperimen yang lebih ketat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi media Monopoli Kebuyalo dengan tema budaya lokal yang berbeda dari daerah lain di Indonesia, untuk memperluas cakupan pembelajaran keberagaman budaya nasional. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam dampak penggunaan Monopoli Kebuyalo terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan cinta budaya lokal, melalui metode penelitian kualitatif seperti studi kasus atau etnografi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan efektif dalam mendukung pendidikan karakter serta memperkaya pemahaman siswa tentang keberagaman budaya Indonesia.

  1. Pengembangan Media Monopoli Cerdas (MONCER) Bertema Budaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar | Ideguru:... jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/1257Pengembangan Media Monopoli Cerdas MONCER Bertema Budaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ideguru jurnal dikpora jogjaprov go index php jurnalideguru article view 1257
  2. Login. required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen... doi.org/10.55606/sokoguru.v3i3.3015Login required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen doi 10 55606 sokoguru v3i3 3015
Read online
File size357.09 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test