UNWAHAUNWAHA
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiEDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi Kurikulum Merdeka di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengembangan modul ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan pemerintah saat ini mengubah paradigma pendidikan dari fokus pada peran guru menjadi penekanan pada peserta didik melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitia ini memiliki tujuan untuk Mengembangkan Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulum Merdeka sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan menerapkan model Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik fase E. Instrument yang digunakan berupa angket dan kuesioner, adapun jenis data yang dianalisis menghasilkan data kualitatif yang berupa menentukan permasalahan, masukan dari ahli materi dan ahli media dan data kuantitatif berupa angket diantaranya pengembangan bahan ajar berupa Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulim Merdeka. Berdasarkan uji validitas menggunakan angket kepada ahli materi dan ahli media, modul ajar yang dikembangkan mencapai tingkat kelayakan sangat valid dengan rata-rata 78,75% dari ahli materi dan 99,17% dari ahli media.
Dari hasil pembahasan dan berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa.Media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan, berdasarkan tabel data hasil validasi dosen ahli desain pembelajaran, media pembelajaran berupa modul ajar PAI elemen Aqidah fase E mendapat kriteria sangat layak dengan persentase 99,17% dari hasil validasi dosen ahli desain dan berdasarkan tabel data hasil validasi dua orang dosen fakultas Pendidikan Agama Islam sebagai ahli materi, mendapat kriteria layak dengan persentase 77,5% dan 80% dan mendapatkan nilai rata-rata 78,75% dengan kriteria layak.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan adalah: . 1. Melakukan uji coba pada kelompok kecil dan besar di sekolah untuk meningkatkan validitas modul ajar.. 2. Memanfaatkan media pembelajaran dengan buku PAI elemen aqidah fase E sebagai variasi media dalam belajar aqidah.. 3. Meneliti lebih lanjut tentang efektivitas modul ajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan bagaimana modul ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa yang beragam. . . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas modul ajar dan memberikan manfaat yang lebih besar dalam proses pembelajaran.
| File size | 530.66 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMAUMMA Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai siswa hanya 43,66 dengan ketuntasan 24%. Setelah penerapan tindakan pada Siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadiPada tahap pra-siklus, rata-rata nilai siswa hanya 43,66 dengan ketuntasan 24%. Setelah penerapan tindakan pada Siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Dengan demikian, terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara keterampilan mengajar guru selama masa pandemi Covid-19 dengan hasil belajarDengan demikian, terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara keterampilan mengajar guru selama masa pandemi Covid-19 dengan hasil belajar
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa, literasiData dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa, literasi
YANAYANA Sebagai pendekatan inovatif dan berpusat pada siswa, PjBL menempatkan guru sebagai fasilitator dan motivator, memungkinkan siswa bekerja secara mandiriSebagai pendekatan inovatif dan berpusat pada siswa, PjBL menempatkan guru sebagai fasilitator dan motivator, memungkinkan siswa bekerja secara mandiri
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini menggunakan rancangan treatment by level 2 x 2 dengan variabel bebas cooperative learning dan variabel terikat hasil belajar siswa padaPenelitian ini menggunakan rancangan treatment by level 2 x 2 dengan variabel bebas cooperative learning dan variabel terikat hasil belajar siswa pada
ABULYATAMAABULYATAMA Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum sebesar 86,25. hasil pengolahanBerdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum sebesar 86,25. hasil pengolahan
ABULYATAMAABULYATAMA Nilai signifikansi pada variabel disiplin belajar dan hasil belajar adalah 0,000, yang kurang dari 0,05. Nilai korelasi (r-hitung) sebesar 0,985 menunjukkanNilai signifikansi pada variabel disiplin belajar dan hasil belajar adalah 0,000, yang kurang dari 0,05. Nilai korelasi (r-hitung) sebesar 0,985 menunjukkan
UNKRISWINAUNKRISWINA Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikanPenelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikan
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pembuka, inti, dan penutup. Guru memulai dengan motivasi danHasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pembuka, inti, dan penutup. Guru memulai dengan motivasi dan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI meliputi. Faktor internal, berupa motivasi, kondisi emosional, dan ketertarikanFaktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI meliputi. Faktor internal, berupa motivasi, kondisi emosional, dan ketertarikan
UNWAHAUNWAHA Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih membutuhkan pemahaman dan latihan yang lebih baik mengenai prosedur penggunaan multimeter analog. PenelitianTemuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih membutuhkan pemahaman dan latihan yang lebih baik mengenai prosedur penggunaan multimeter analog. Penelitian
UNISMUHUNISMUH 21, menjadi 5. 95 pada siklus I, dan 7. 10 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa akurasi berbicara siswa tahun pertama jurusan elektro SMK Negeri 1 Pattallassang21, menjadi 5. 95 pada siklus I, dan 7. 10 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa akurasi berbicara siswa tahun pertama jurusan elektro SMK Negeri 1 Pattallassang