ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi Pendidikanpenelitian ini bertujuan untuk mengetahu perbandingan hasil belajar mata pelajaran fikih antara santri penghafal Al-Quran dan santri umum kelas VIII di pondok pesantren al-falah puteri. Pupulasi penelitian ini adalah santri kelas VIII di Pondok Pesantren Al-Falah yang berjumlah 280 orang. Yang terdiri dari 260 santri umum dan 20 santri penghafal al-Quran. Karena jumlahnya yang tidak seimbang maka santri penghafal al-Quran diambil seluruhnya, sementara santri umum diambil secara random sampling yaitu dengan cara undian, jadi sampel penelitian ini sebanyak 40 orang, yang terdiri dari 20 santri penghafal al-Quran dan santri umum. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa hasil belajar mata pelajaran Fikih santri penghafal al-Quran, Dari pengkategorian yang telah dilakukan, diketahui bahwa hasil belajar mata pelajaran fikih dengan kategori baik sejumlah 1 santri dengan presentase sebesar 5%, kategori cukup sejumlah 17 santri dengan presentase 85%, dan kategori kurang sejumlah 2 santri dengan presentase sebesar 10%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar mata pelajaran fikih santri penghafal al-Quran sebesar 91,10. Adapun analisis hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum, dari pengkategorian yang telah dilakukan, diketahui bahwa hasil belajar mata pelajaran fikih dengan kategori baik sejumlah 3 santri dengan presentase sebesar 15%, kategori cukup sejumlah 12 santri dengan presentase sebesar 60%, dan kategori kurang sejumlah 5 santri dengan presentase sebesar 25%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum sebesar 86,25. hasil pengolahan data dengan SPSS diketahui nilai Sig. nya sebesar <0,01 lebih kecil dari 0,05 sehingga kesimpulannya terdapat perbedaan dua mean sampel yang signifikan. dengan membandingkan besarnya dua sampel di atas, para santri penghafal al-Quran secara signifikan berbeda (dalam hal ini lebih baik) jika dibandingkan dengan santri umum.
Analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar fikih santri penghafal Al-Quran adalah 91,10, lebih tinggi dari santri umum yang sebesar 86,25.<0,01) mengkonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok.Secara keseluruhan, santri penghafal Al-Quran memiliki hasil belajar fikih yang secara signifikan lebih baik dibandingkan santri umum.
Penelitian ini telah memberikan wawasan tentang perbedaan hasil belajar fikih, namun ada beberapa arah studi baru yang dapat memperdalam pemahaman kita. Pertama, perlu diselidiki secara lebih rinci bagaimana proses menghafal Al-Quran dapat secara spesifik meningkatkan fungsi kognitif seperti konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan analisis pada santri. Apakah peningkatan ini dapat diukur melalui tes kognitif standar, dan sejauh mana relevansinya tidak hanya pada pelajaran fikih tetapi juga pada mata pelajaran lain yang memerlukan pemikiran kritis dan pemecahan masalah? Kedua, sebuah studi longitudinal akan sangat berharga untuk melacak perkembangan hasil belajar santri penghafal Al-Quran dan santri umum pada jenjang pendidikan yang berbeda atau selama periode waktu yang lebih panjang. Ini akan membantu memahami apakah perbedaan yang teridentifikasi bersifat sementara atau berkelanjutan, serta sejauh mana efek program Tahfidz dapat digeneralisasi ke kemampuan belajar yang lebih luas di luar konteks agama. Ketiga, mengingat adanya santri umum yang juga berprestasi baik, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai strategi belajar mandiri yang efektif, peran dukungan keluarga atau komunitas non-Tahfidz, serta motivasi intrinsik yang memungkinkan mereka mencapai hasil yang optimal. Memahami faktor-faktor penunjang kesuksesan santri umum akan memberikan panduan berharga untuk mengembangkan program pendukung yang dapat meningkatkan hasil belajar bagi semua santri, terlepas dari partisipasi mereka dalam program Tahfidz.
| File size | 448.81 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dariSampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari
UIADUIAD Data dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapan guru, dan lembar validasi. Untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dipakai tesData dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapan guru, dan lembar validasi. Untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dipakai tes
ABULYATAMAABULYATAMA Dari hasil penelitian dilapangan, diketahui kemampuan baca al-Quran siswa SMP Negeri 2 Pulo Aceh belum maksimal seperti yang diinginkan. Namun guru telahDari hasil penelitian dilapangan, diketahui kemampuan baca al-Quran siswa SMP Negeri 2 Pulo Aceh belum maksimal seperti yang diinginkan. Namun guru telah
EDUPEDEDUPED Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kelas (classroom reaserch) yang menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. InstrumenJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kelas (classroom reaserch) yang menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Instrumen
EDUPEDEDUPED Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa hasil penelitian selama dua siklus menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams GamesHasil penelitian yang telah dilakukan bahwa hasil penelitian selama dua siklus menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games
IAISAMBASIAISAMBAS Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigationAnalisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigation
IAISAMBASIAISAMBAS Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa meningkatkan Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa sangat penting diterapkan dalam pendidikan. KemampuanHasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa meningkatkan Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa sangat penting diterapkan dalam pendidikan. Kemampuan
IAISAMBASIAISAMBAS Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan di Madrasah Miftahul Ulum Sengkubang Kabupaten Mempawah. Penelitian ini dilakuakan dengan menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan di Madrasah Miftahul Ulum Sengkubang Kabupaten Mempawah. Penelitian ini dilakuakan dengan menggunakan
Useful /
UIADUIAD Dari hasil penelitian pengembangan media digital scrapbook berbasis kearifan lokal untuk belajar menulis narasi siswa kelas IV SDN 4 Tista, dapat disimpulkanDari hasil penelitian pengembangan media digital scrapbook berbasis kearifan lokal untuk belajar menulis narasi siswa kelas IV SDN 4 Tista, dapat disimpulkan
EDUPEDEDUPED Pada siklus I meningkat menjadi 66,83 (kualifikasi cukup), dan pada siklus II mencapai 86,33 (kualifikasi baik). Dengan demikian, pendampingan yang dilakukanPada siklus I meningkat menjadi 66,83 (kualifikasi cukup), dan pada siklus II mencapai 86,33 (kualifikasi baik). Dengan demikian, pendampingan yang dilakukan
DINASTIPUBDINASTIPUB Data diperoleh dari laporan tahunan bank syariah dengan metode regresi data panel. Hasil menunjukkan variabel GCG, VAIC, ROA, NPF, dan MSI berdampak positifData diperoleh dari laporan tahunan bank syariah dengan metode regresi data panel. Hasil menunjukkan variabel GCG, VAIC, ROA, NPF, dan MSI berdampak positif
DINASTIPUBDINASTIPUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan diHasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di