GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP

Jurnal Peduli MasyarakatJurnal Peduli Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kabupaten Sukoharjo tentang swamedikasi yang benar dan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya pengetahuan swamedikasi untuk penanganan penyakit ringan dan kebutuhan akan akses pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat. Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara Mawar Sharon Peduli, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta 72 orang tenaga kesehatan profesional dari berbagai rumah sakit dan apotek di Sukoharjo dan Soloraya dengan target 1000 peserta. Tim pelaksana yang juga merupakan dosen Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta sekaligus apoteker praktisi apotek Salam Sehat dan Nana Medika ikut serta berperan dalam proses komunikasi, informasi dan edukasi obat yang sudah diresepkan dokter. Evaluasi dilakukan dengan peserta mengisi kuesioner kepuasan di akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi cek darah dan tensi, serta peningkatan kesadaran tentang praktik swamedikasi yang aman dan efektif. Program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sukoharjo untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Kegiatan pengabdian masyarakat Swamedikasi dan Pengobatan Gratis Oleh Mawar Sharon Peduli Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berhasil dilaksanakan dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.Melalui tahap sistematis – persiapan, pelaksanaan, dan monitoring/evaluasi – kegiatan ini sukses memberikan edukasi swamedikasi yang komprehensif serta layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis.Peserta hampir mencapai target 1000 orang, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi dan akses kesehatan.

Berdasarkan hasil kegiatan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari edukasi swamedikasi terhadap perilaku kesehatan masyarakat Sukoharjo, termasuk perubahan pola konsumsi obat bebas dan kunjungan ke fasilitas kesehatan formal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi swamedikasi yang lebih interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik budaya serta tingkat literasi masyarakat setempat, misalnya dengan memanfaatkan media sosial atau pendekatan kelompok diskusi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam penyelenggaraan program kesehatan preventif, termasuk pengembangan sistem pemantauan dan evaluasi yang terintegrasi untuk mengukur efektivitas program secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Read online
File size682.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test