AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis pemecahan masalah sebagai solusi untuk mengatasi rendahnya pemahaman siswa kelas VI SD dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan. Permasalahan ini ditandai oleh banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), disebabkan oleh kesulitan dalam memahami konteks soal cerita, mengonversinya ke bentuk matematis, serta menerapkan konsep operasi pecahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan CapCut, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Uji kepraktisan dan efektivitas dilakukan kepada 14 siswa kelas VI di SDN 28 Rambatan. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 4,63 dari ahli media dan 4,83 dari ahli materi. Kepraktisan media dinilai sangat baik dengan skor rata-rata 4,89 dari siswa, sedangkan uji efektivitas menunjukkan nilai gain score sebesar 0,78 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbasis pemecahan masalah ini memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta layak digunakan sebagai media bantu pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam materi pecahan melalui soal cerita. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pemanfaatan teknologi pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Video pembelajaran berbasis pemecahan masalah pada materi pecahan kelas VI SD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, praktis, dan efektif.Media ini mendukung pembelajaran kontekstual, mendorong kemandirian belajar, serta sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan video serupa pada materi Matematika lainnya atau mengombinasikannya dengan teknologi interaktif seperti kuis online atau augmented reality (AR) untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas video pembelajaran ini pada kelompok siswa dengan karakteristik yang berbeda, seperti siswa dengan kebutuhan khusus atau siswa dari latar belakang pendidikan yang beragam. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana video pembelajaran ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum yang lebih luas untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih holistik dan bermakna bagi siswa.
| File size | 252.55 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil analisis pada lahan akan menunjukkan parameter lingkungan mikro yang perlu dilakukan pemantauan antara lain suhu nutrisi, suhu udara, kelembabanHasil analisis pada lahan akan menunjukkan parameter lingkungan mikro yang perlu dilakukan pemantauan antara lain suhu nutrisi, suhu udara, kelembaban
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Hasil uji coba lapangan menunjukkan respons positif dari guru dan siswa dengan skor rata-rata 83,5% yang dikategorikan sangat baik. Selain itu, skor rata-rataHasil uji coba lapangan menunjukkan respons positif dari guru dan siswa dengan skor rata-rata 83,5% yang dikategorikan sangat baik. Selain itu, skor rata-rata
LLDIKTI12LLDIKTI12 Penelitian dilakukan di Rumah Budaya Banda Naira di Desa Nusantara, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Indonesia. PengumpulanPenelitian dilakukan di Rumah Budaya Banda Naira di Desa Nusantara, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Indonesia. Pengumpulan
UMMUBAUMMUBA Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 30 pesertaMetode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 30 peserta
UMMUBAUMMUBA Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pembelajaranSubjek dalam penelitian ini terdiri atas 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pembelajaran
UNAIRUNAIR Hasil validasi mengonfirmasi yield 81,45%, kandungan phycocyanin 3,60%, aktivitas antioksidan 52,36%, efisiensi enkapsulasi 94,48%, retensi phycocyaninHasil validasi mengonfirmasi yield 81,45%, kandungan phycocyanin 3,60%, aktivitas antioksidan 52,36%, efisiensi enkapsulasi 94,48%, retensi phycocyanin
SIMPADUSIMPADU Penelitian ini telah mencakup dua tahap awal dari model pengembangan 4D, yaitu define dan Design, serta menghasilkan prototipe media video pembelajaranPenelitian ini telah mencakup dua tahap awal dari model pengembangan 4D, yaitu define dan Design, serta menghasilkan prototipe media video pembelajaran
RAHARJARAHARJA Penelitian ini merancang dan memvalidasi antarmuka pengguna situs web layanan informasi teknologi pertanian menggunakan pendekatan Design Sprint, sehinggaPenelitian ini merancang dan memvalidasi antarmuka pengguna situs web layanan informasi teknologi pertanian menggunakan pendekatan Design Sprint, sehingga
Useful /
UMPWRUMPWR Para peserta merasa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang cara mengoperasikan MS Office, dan memperoleh peningkatan pemahaman dalam hal keterampilanPara peserta merasa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang cara mengoperasikan MS Office, dan memperoleh peningkatan pemahaman dalam hal keterampilan
ISWISW Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pemilahan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan kembali sampah mampu mengurangi volume sampah residu, meningkatkanHasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pemilahan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan kembali sampah mampu mengurangi volume sampah residu, meningkatkan
SUMBARPROVSUMBARPROV Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,45 menunjukkan bahwa 45% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian. Temuan ini mengindikasikanNilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,45 menunjukkan bahwa 45% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian. Temuan ini mengindikasikan
SUMBARPROVSUMBARPROV Kombinasi kebijakan input-output menyebabkan penurunan surplus produsen yang menunjukkan belum adanya insentif ekonomi untuk meningkatkan produksi karet.Kombinasi kebijakan input-output menyebabkan penurunan surplus produsen yang menunjukkan belum adanya insentif ekonomi untuk meningkatkan produksi karet.