IISTRIISTR

International Journal of Learning Reformation in Elementary EducationInternational Journal of Learning Reformation in Elementary Education

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika di SDN Tegalsari selama tahun ajaran 2024/2025 menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berfokus pada perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru matematika, dan siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase perencanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan guru, pengembangan materi ajar, dan penyediaan fasilitas serta infrastruktur. Implementasi menekankan pembelajaran berbasis proyek untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila, menggunakan pendekatan pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Evaluasi dilakukan melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif untuk mengukur efektivitas pembelajaran. Studi ini menyoroti pentingnya dukungan sekolah dalam implementasi kurikulum, termasuk pelatihan guru yang berkelanjutan dan optimalisasi fasilitas pembelajaran. Evaluasi berkala memungkinkan sekolah untuk melakukan perbaikan strategis guna memenuhi kebutuhan siswa dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Matematika di SDN Tegalsari telah dilaksanakan dengan baik, meliputi perencanaan komprehensif yang mencakup sumber daya, dokumen, dan fasilitas pendukung.Pada fase implementasi, guru berhasil merancang, mengelola, dan mengevaluasi pembelajaran secara efektif, sementara evaluasi kurikulum dilakukan secara sistematis untuk pengambilan keputusan dan perbaikan berkelanjutan.Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan pengetahuan guru dan waktu, upaya adaptasi dan kolaborasi antar guru serta dukungan kepemimpinan kepala sekolah sangat penting untuk mengoptimalkan keberhasilan implementasi kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam efektivitas berbagai model pelatihan guru untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Misalnya, studi dapat membandingkan dampak pelatihan berbasis lokakarya dengan program pendampingan berkelanjutan terhadap kepercayaan diri guru dalam merancang aktivitas matematika yang kontekstual dan bermakna, serta bagaimana hal ini memengaruhi keterlibatan dan pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, mengingat tantangan terkait alokasi waktu yang terbatas untuk mata pelajaran matematika, penelitian lanjutan dapat meneliti model pengaturan waktu pembelajaran yang paling optimal, termasuk eksplorasi metode pembelajaran diferensiasi atau penggunaan teknologi yang dapat membantu siswa mencapai penguasaan konsep matematika dasar secara lebih efisien tanpa mengorbankan waktu untuk mata pelajaran lain. Misalnya, apakah pendekatan pembelajaran campuran yang menggabungkan sesi tatap muka singkat dengan aktivitas mandiri terpandu di luar jam pelajaran dapat secara signifikan meningkatkan literasi numerasi siswa. Terakhir, untuk memahami dampak jangka panjang kurikulum ini, sebuah studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana implementasi Kurikulum Merdeka secara konsisten, khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah dalam matematika, berkontribusi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa di berbagai fase jenjang sekolah dasar. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci dalam implementasi kurikulum yang paling berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan abad ke-21 tersebut, memberikan panduan berharga bagi sekolah-sekolah lain dalam mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih holistik.

  1. ICT tools for remote teaching and learning mathematics: A proposal for autonomy and engagements | Advances... doi.org/10.25082/amler.2022.01.013ICT tools for remote teaching and learning mathematics A proposal for autonomy and engagements Advances doi 10 25082 amler 2022 01 013
  1. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
  2. #konsep matematika siswa#konsep matematika siswa
Read online
File size305.68 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2DK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test