STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berupa flipbook yang terintegrasi dengan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) guna menunjang kemampuan membaca permulaan siswa tunarungu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang dibatasi pada tiga tahapan utama, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan meliputi pedoman observasi, panduan wawancara, angket validasi oleh ahli (media, materi, dan Bisindo), serta angket praktikalitas oleh siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan uji coba media, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital flipbook yang dikembangkan memperoleh penilaian layak dari para ahli, baik dari aspek isi materi, tampilan visual, maupun kesesuaian dengan kebutuhan belajar siswa tunarungu. Media ini juga dinilai praktis berdasarkan uji coba yang dilakukan pada siswa, di mana siswa menunjukkan minat belajar, serta lebih mudah memahami materi membaca melalui kombinasi teks, gambar, dan video Bisindo. Kehadiran unsur visual yang komunikatif berperan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan. Dengan demikian, media flipbook berbasis Bisindo ini dapat dijadikan sebagai alternatif media untuk menunjang proses pembelajaran membaca permulaan bagi siswa tunarungu di sekolah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital flipbook berbasis Bisindo yang valid dan praktis guna meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa tunarungu.Berdasarkan tujuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik komunikasi visual siswa tunarungu.Media flipbook yang dirancang telah memenuhi spesifikasi kebutuhan pembelajaran, visual, dan teknis yang dibutuhkan dalam pembelajaran siswa tunarungu.Proses pengembangan yang dilandasi oleh pendekatan sistematis melalui model 4D memungkinkan identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan fitur yang relevan, serta penyusunan konten pembelajaran yang terintegrasi dengan bahasa isyarat Bisindo.Hasil dari proses ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat dioperasikan dengan mudah oleh guru dan digunakan secara efektif oleh siswa tunarungu, sehingga selaras dengan tujuan awal pengembangan.

Berdasarkan temuan penelitian, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat fokus pada integrasi teknologi interaktif seperti animasi 3D atau elemen game dalam flipbook untuk meningkatkan motivasi belajar siswa tunarungu. Kedua, perlu dilakukan pengembangan media yang lebih komprehensif dengan menambahkan fitur pelacakan kemajuan belajar (learning progress tracking) untuk memudahkan guru dalam mengevaluasi perkembangan siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan platform mobile berbasis aplikasi untuk memperluas aksesibilitas media ini, terutama di daerah dengan keterbatasan infrastruktur teknologi. Ketiga arah ini dapat menjadi dasar untuk memperkaya metode pembelajaran inklusif yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa tunarungu.

Read online
File size508.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test