STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Sebagai suatu proses pengelolaan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan, praktik manajemen tidak hanya dipengaruhi oleh teori dan kebijakan, tetapi juga oleh landasan filosofis yang melandasi pandangan terhadap manusia, pengetahuan, dan tujuan hidup. Filsafat idealisme menempatkan ide, nilai, dan cita-cita sebagai pusat dari segala proses pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia melalui pembentukan karakter dan moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis , khususnya dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai literatur filsafat dan manajemen pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis secara konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat idealisme memberikan pengaruh dalam membentuk visi pendidikan yang luhur dan berorientasi pada pembentukan karakter, sedangkan filsafat realisme memberikan arah pada manajemen pendidikan yang berbasis fakta, logika, dan efisiensi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara pendekatan idealisme dan realisme dapat menciptakan praktik manajemen pendidikan yang holistik, seimbang antara nilai dan realitas, serta mampu menjawab tantangan dinamika pendidikan kontemporer.

Filsafat idealisme dan realisme memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk arah dan strategi manajemen pendidikan.Kedua aliran filsafat ini memberikan dasar pemikiran yang berbeda namun saling melengkapi dalam penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan bermakna.Filsafat idealisme, yang menekankan pentingnya ide, nilai-nilai moral, dan kesempurnaan spiritual, mendorong manajemen pendidikan untuk tidak hanya berorientasi pada hasil akhir yang bersifat material atau praktis, tetapi juga menekankan pada pengembangan karakter, etika, dan idealisme peserta didik.Sementara itu, filsafat realisme menawarkan pendekatan yang lebih konkret dan faktual.Realisme memandang bahwa dunia nyata dapat dipelajari melalui observasi dan pengalaman, sehingga manajemen pendidikan yang dipengaruhi oleh realisme lebih fokus pada efisiensi, efektivitas, pengambilan keputusan berbasis data, serta pencapaian hasil yang terukur.Dengan mengintegrasikan kedua pendekatan ini, manajemen pendidikan dapat mencapai keseimbangan antara orientasi nilai dan orientasi kinerja.Idealisme memberikan arah dan tujuan jangka panjang yang luhur, sedangkan realisme memastikan bahwa implementasi strategi pendidikan dilakukan secara rasional, efisien, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.Kombinasi keduanya memberikan landasan filosofis yang kuat bagi pengembangan sistem pendidikan yang holistik, adaptif, dan berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak integrasi idealisme dan realisme dalam manajemen pendidikan pada tingkat implementasi di sekolah-sekolah, dengan fokus pada bagaimana kedua pendekatan ini dapat diterapkan secara praktis dan efektif dalam berbagai konteks pendidikan. 2. Menjelajahi peran teknologi informasi dalam mendukung integrasi idealisme dan realisme dalam manajemen pendidikan. Bagaimana teknologi dapat membantu dalam pengumpulan data, analisis, dan pengambilan keputusan yang berbasis fakta, sekaligus mendorong pengembangan karakter dan nilai-nilai ideal? 3. Mengkaji tantangan dan peluang dalam menerapkan pendekatan holistik yang menggabungkan idealisme dan realisme dalam manajemen pendidikan di era digital. Bagaimana kedua filsafat ini dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks pendidikan modern yang semakin bergantung pada teknologi dan inovasi?.

Read online
File size260.7 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test