STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Penelitian ini mengkaji peran strategis pesantren dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam di tengah tantangan dan peluang globalisasi. Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi yang signifikan sebagai penggerak pembangunan ekonomi lokal yang berbasis pada nilai-nilai Islam seperti keadilan, keberlanjutan, dan distribusi kekayaan. Studi ini menyoroti integrasi prinsip-prinsip Syariah ke dalam praktik ekonomi pesantren melalui konsep-konsep seperti wakaf produktif, koperasi berbasis Syariah, dan pemberdayaan masyarakat. Tantangan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya akses terhadap modal, dan perlunya adaptasi teknologi. Namun, globalisasi juga menawarkan peluang melalui digitalisasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ekonomi Islam. Dengan mengadopsi teori maqāṣid al-sharīʿah, ekonomi kelembagaan, dan inovasi sosial, pesantren dapat mengembangkan model ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan kompetitif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi keuangan Islam, pemanfaatan teknologi digital, dan membangun kolaborasi strategis untuk mendukung pengembangan ekonomi mikro Islam di lingkungan pesantren.

Berdasarkan hasil penelitian di SDN Rancaekek 05 Bandung Regency, dapat disimpulkan bahwa efektivitas perencanaan strategis di sekolah sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan kepemimpinan kepala sekolah sebagai faktor dominan.Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu mendorong kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif, dan mengoptimalkan keterlibatan dalam proses perencanaan.Keterlibatan aktif guru dan budaya kerja kolaboratif menjadi penopang dalam merancang strategi sekolah yang adaptif terhadap perubahan.Di sisi lain, keterbatasan sumber daya, tantangan kebijakan eksternal, dan perkembangan teknologi menuntut penyesuaian kontinu.Oleh karena itu, kepala sekolah perlu terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan transformasional dengan memperkuat visi strategis dan membangun komunikasi terbuka.Guru dan tenaga pendidik disarankan untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam perencanaan dan evaluasi program, sedangkan kantor pendidikan diharapkan memberikan bimbingan dan dukungan kebijakan yang stabil.Selain itu, kemitraan dengan masyarakat dan komite sekolah perlu diperkuat untuk mewujudkan perencanaan strategis yang partisipatif dan berkelanjutan.Temuan ini juga menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi model perencanaan strategis yang lebih luas dan komprehensif pada berbagai tingkat dan konteks sekolah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: . . 1. Bagaimana pesantren dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan literasi keuangan Islam dan mengembangkan model ekonomi mikro Islam yang berkelanjutan dan inklusif?. . 2. Apakah ada strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh pesantren untuk mengatasi tantangan keterbatasan sumber daya manusia dan akses modal dalam mengimplementasikan ekonomi mikro Islam?. . 3. Bagaimana peran dan kontribusi komunitas, termasuk orang tua dan komite sekolah, dalam mendukung pengembangan ekonomi mikro Islam di lingkungan pesantren dan bagaimana cara mengoptimalkan keterlibatan mereka dalam proses perencanaan strategis?.

  1. Principles of Justice and Riba-Free Practice in Islamic Financial Management | JOURNAL OF SHARIA ECONOMICS.... journal.uaindonesia.ac.id/index.php/JSE/article/view/1077Principles of Justice and Riba Free Practice in Islamic Financial Management JOURNAL OF SHARIA ECONOMICS journal uaindonesia ac index php JSE article view 1077
Read online
File size322.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test