STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Salah satu keterampilan fundamental yang sangat menentukan keberhasilan belajar siswa di masa depan adalah literasi membaca. Literasi membaca tidak hanya dimaknai sebatas kemampuan mengenali huruf atau kata, tetapi lebih jauh mencakup pemahaman, penafsiran, analisis, serta kemampuan menghubungkan informasi dari teks dengan pengetahuan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi membaca siswa di SDN 29 Rantau Batu Pasar, upaya pengembangan literasi, serta faktor penghambat yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru, siswa, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan literasi pada tingkat dasar hingga menengah, dengan sebagian kecil masih mengalami kesulitan. Faktor penghambat meliputi rendahnya minat baca, keterbatasan bahan bacaan, serta kurangnya variasi metode pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi membaca dapat dilakukan melalui penyediaan fasilitas bacaan, keterlibatan orang tua, serta penggunaan metode pembelajaran inovatif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa di SDN 29 Rantau Batu Pasar sebagian besar berada pada tingkat dasar hingga menengah, dengan sebagian kecil masih rendah.Faktor penghambat utama adalah rendahnya minat baca, keterbatasan bahan bacaan, serta metode pembelajaran yang belum bervariasi.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa di SDN 29 Rantau Batu Pasar menunjukkan variasi yang cukup signifikan antarindividu.Sebagian siswa sudah memiliki keterampilan membaca dengan baik, ditandai dengan kemampuan memahami isi teks, menjawab pertanyaan sesuai bacaan, serta menafsirkan makna tersirat.Namun, masih terdapat sejumlah siswa yang menghadapi kendala dalam aspek kecepatan membaca, pemahaman kosakata, dan kemampuan menarik kesimpulan dari bacaan.Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa belum merata pada semua tingkatan.Faktor yang memengaruhi kemampuan literasi siswa meliputi latar belakang keluarga, ketersediaan sumber bacaan, metode pembelajaran guru, serta motivasi belajar siswa sendiri.Upaya peningkatan literasi membaca perlu dilakukan secara komprehensif, baik melalui penguatan strategi pembelajaran di kelas, penyediaan bahan bacaan yang menarik dan sesuai usia, maupun dukungan orang tua di rumah.Dengan demikian, kemampuan literasi membaca siswa dapat ditingkatkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh keterlibatan orang tua dalam meningkatkan minat baca siswa melalui program pendampingan membaca di rumah. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi digital seperti aplikasi bacaan interaktif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks. Terakhir, penelitian dapat fokus pada peran pelatihan guru dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa berbagai tingkat kemampuan.

Read online
File size251.4 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test