STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Anak dengan disabilitas intelektual pada umumnya mengalami hambatan pada akademiknya salah satunya dalam pelajaran matematika yaitu melakukan operasi hitung perkalian yang ada di sekolah. Berdasarkan hasil asesmen yang telah dilakukan di sekolah luar biasa terdapat anak yang belum bisa melakukan operasi perkalian 1 sampai 10. Hasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Tujuan penelitian ini yaitu menguji keefektifan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Pemilihan subjek penelitian menggunakan instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Penelitian ini menggunakan bentuk single subject research dengan desain multiple baseline cross variable. Subjek penelitian satu orang dengan aspek melakukan operasi perkalian 1 sampai 10. Data dikumpulkan melalui tes perbuatan dan alat yang digunakan yaitu instrumen tes perbuatan operasi perkalian serta pengolahan data yang digunakan yaitu persentase. Data analisis dibuat dalam bentuk analisis visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan melakukan operasi hitung perkalian 1 sampai 10 setelah diberikannya metode GASING. Disarankan kepada guru agar dapat menggunakan metode GASING yang membantu anak dalam melakukan operasi hitung perkalian.

Berdasarkan perolehan data hasil penelitian yang dianalisis terkait efektivitas metode GASING (Gampang, Asyik dan Menyenangkan) untuk meningkatkan kemampuan operasi perkalian pada anak dengan disabilitas intelektual ringan kelas VII SLB Al-Ishlaah Kota Padang, maka dapat disimpulkan metode GASING (Gampang, Asyik dan Menyenangkan) efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi perkalian pada anak dengan disabilitas intelektual ringan kelas VII SLB Al-Ishlaah Kota Padang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas metode GASING dan penerapannya pada anak dengan disabilitas intelektual. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah subjek yang lebih banyak dan beragam, tidak hanya satu anak, untuk menguji generalisasi efektivitas metode GASING pada populasi yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode GASING dengan metode pembelajaran lain yang umum digunakan dalam pendidikan khusus, seperti metode montessori atau metode behavioristik, untuk mengidentifikasi metode mana yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi perkalian pada anak dengan disabilitas intelektual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi efektivitas metode GASING, seperti karakteristik guru, lingkungan belajar, dan tingkat dukungan orang tua, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif mengenai implementasi metode GASING yang optimal.

Read online
File size328.79 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test