STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Media gambar diyakini dapat membantu siswa memahami bacaan dengan lebih baik karena menyajikan konsep abstrak dalam bentuk visual konkret. Media ini juga meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan interaksi aktif antara guru dan siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV UPT SD Negeri 13 Pelangai Kecil. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan dan keefektifan media gambar dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart dilakukan dalam tiga siklus dengan sembilan siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa media gambar meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 65,5 (Siklus I) menjadi 72,2 (Siklus II) dan mencapai 91,1 (Siklus III). Ketuntasan klasikal meningkat dari 44,4% (Siklus I) menjadi 55,6% (Siklus II) dan 88,9% (Siklus III). Penelitian menyimpulkan bahwa media gambar efektif meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.

Penerapan media gambar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV.Nilai rata-rata siswa meningkat dari 65,5 (Siklus I) menjadi 91,1 (Siklus III).Ketuntasan klasikal meningkat dari 44,4% (Siklus I) menjadi 88,9% (Siklus III).Media gambar efektif mendorong siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.Penerapan media gambar memiliki implikasi signifikan terhadap praktik pembelajaran di sekolah dasar.Media ini dapat digunakan untuk mengatasi tantangan literasi rendah, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas seperti UPT SD Negeri 13 Pelangai Kecil.Guru dapat mengintegrasikan media gambar dalam berbagai mata pelajaran untuk memperkuat pemahaman konsep abstrak.Sebagai contoh, dalam pelajaran IPA, guru dapat menggunakan gambar siklus air untuk menjelaskan proses evaporasi dan kondensasi.Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, seri gambar dapat digunakan untuk mengajarkan struktur naratif cerita.Untuk mendukung implementasi media gambar, pelatihan guru dalam desain dan penggunaan media visual diperlukan.Sekolah juga dapat berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mengembangkan media gambar berbasis budaya lokal, sehingga meningkatkan keterkaitan pembelajaran dengan kehidupan siswa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide: Pertama, mengkaji lebih lanjut dampak media gambar terhadap pemahaman membaca siswa dengan tingkat literasi yang berbeda, terutama siswa dengan kemampuan membaca yang rendah. Kedua, mengeksplorasi strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif, seperti penggunaan media gambar interaktif atau permainan edukatif berbasis gambar, untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Ketiga, meneliti efektivitas media gambar dalam pembelajaran mata pelajaran lain selain Bahasa Indonesia, seperti IPA atau IPS, untuk melihat apakah media gambar dapat meningkatkan pemahaman konsep abstrak di berbagai bidang studi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan literasi siswa di sekolah dasar.

Read online
File size288.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test