USIUSI
Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan multimedia sebagai metode pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas sepuluh di SMA Negeri 5 Pematang Siantar. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Pematang Siantar dengan menggunakan metode eksperimen sungguhan secara kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas sepuluh yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah 360 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 36 siswa dari satu kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai T-hitung = 65,000 > T-tabel = 1,689 pada tingkat signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = (36-1=35), sehingga hipotesis nol (tidak ada pengaruh signifikan penggunaan multimedia terhadap kemampuan berbicara siswa) ditolak dan hipotesis alternatif (ada pengaruh signifikan penggunaan multimedia terhadap kemampuan berbicara siswa) diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan dari penerapan multimedia sebagai metode pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas sepuluh di SMA Negeri 5 Pematang Siantar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan multimedia sebagai metode pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas sepuluh di SMA Negeri 5 Pematang Siantar.Multimedia terbukti efektif dalam meningkatkan aspek pelafalan dan intonasi dalam berbicara bahasa Inggris.Metode ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta membantu siswa mengembangkan kemampuan berbicara melalui media gambar dan video.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas jenis media multimedia tertentu, seperti video animasi dibandingkan dengan video nyata, dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa di tingkat sekolah menengah. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana durasi dan frekuensi penggunaan multimedia dalam pembelajaran memengaruhi retensi dan peningkatan kemampuan berbicara dari waktu ke waktu. Ketiga, diperlukan studi yang mengkaji kombinasi antara multimedia dengan metode interaktif lainnya, seperti diskusi kelompok atau role-play, untuk melihat apakah integrasi ini dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara siswa. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan panduan lebih rinci bagi guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang optimal. Selain itu, hasilnya dapat membantu dalam menyusun pedoman penggunaan multimedia yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa. Fokus pada variasi konten multimedia dan interaksinya dengan strategi pedagogis lain akan memperkaya pemahaman tentang bagaimana teknologi paling efektif digunakan di kelas bahasa. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperdalam validitas temuan ini, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi pembelajaran yang lebih holistik dan adaptif.
| File size | 816.19 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-1X1 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPGRIPLKUPGRIPLK Mata kuliah Bahasa Inggris di Universitas PGRI Palangka Raya khususnya di program studi Pendidikan Geografi merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuhMata kuliah Bahasa Inggris di Universitas PGRI Palangka Raya khususnya di program studi Pendidikan Geografi merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Data dikumpulkan melalui tes membaca dan kuesioner, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji t. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata‑rataData dikumpulkan melalui tes membaca dan kuesioner, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji t. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata‑rata
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Sebaliknya, rata‑rata nilai rapor mereka 86,56, dengan beberapa siswa memperoleh nilai hingga 90 meskipun berada pada level Pre‑A1 terendah. TidakSebaliknya, rata‑rata nilai rapor mereka 86,56, dengan beberapa siswa memperoleh nilai hingga 90 meskipun berada pada level Pre‑A1 terendah. Tidak
STITALSTITAL Variabilitas tinggi antar kecamatan menandakan ketidakmerataan sumber daya dan potensi kesenjangan kualitas. Temuan menegaskan perlunya kebijakan alokasiVariabilitas tinggi antar kecamatan menandakan ketidakmerataan sumber daya dan potensi kesenjangan kualitas. Temuan menegaskan perlunya kebijakan alokasi
STITALSTITAL Galis. Kab. Bangkalan. Dengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat,Galis. Kab. Bangkalan. Dengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat,
STITALSTITAL Pendidikan Karakter merupakan suatu penanaman nilai moral dan watak yang diterapkan pada siswa dalam mengembangkan suatu pegetahuan, kesadaran dan keinginPendidikan Karakter merupakan suatu penanaman nilai moral dan watak yang diterapkan pada siswa dalam mengembangkan suatu pegetahuan, kesadaran dan keingin
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan materi, simulasi TOEFL, dan refleksi, peserta dibimbing untuk mengenal struktur tes, memahami jenis soal, sertaMelalui pendekatan sosialisasi, pelatihan materi, simulasi TOEFL, dan refleksi, peserta dibimbing untuk mengenal struktur tes, memahami jenis soal, serta
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat responsKegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat respons
Useful /
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi,Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi,
USIUSI Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group dan teknik cluster sampling, 32 siswa diberi pra-tes dan pasca-tes. Hasil uji hipotesisMenggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group dan teknik cluster sampling, 32 siswa diberi pra-tes dan pasca-tes. Hasil uji hipotesis
USIUSI Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. AnalisisPopulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Analisis
USIUSI The result of this research was TO > Ttable 5% < Ttable 1% (15,637 >1,692 < 2,733) so that the statistic criterion of accepted hyphotesis exists in HyphotesisThe result of this research was TO > Ttable 5% < Ttable 1% (15,637 >1,692 < 2,733) so that the statistic criterion of accepted hyphotesis exists in Hyphotesis