USIUSI
Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan Metode KWL terhadap kemampuan membaca siswa kelas X di SMA Swasta Al Washliyah 2 Serbelawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung = 10,86 > t tabel = 1,717 pada tingkat signifikansi α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) = 22, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan Metode KWL memperoleh skor yang lebih baik. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penggunaan Metode KWL terhadap Kemampuan Membaca siswa kelas X di SMA Swasta Al Washliyah 2 Serbelawan. Metode KWL memiliki berbagai fitur, termasuk fungsi dikte, yang memudahkan siswa dalam belajar dan memahami bahasa Inggris sebagai keterampilan membaca. Siswa sebaiknya membiasakan diri membaca dengan menggunakan metode KWL untuk meningkatkan kemampuan membaca mereka.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat peningkatan skor dari pre-test ke post-test, dengan selisih total sebesar 430.Skor post-test lebih tinggi daripada pre-test, menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa setelah penerapan Metode KWL.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan Metode KWL terhadap kemampuan membaca siswa kelas X di SMA Swasta Al Washliyah 2 Serbelawan pada tahun ajaran 2022/2023.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas Metode KWL pada jenis teks lain selain teks deskriptif, seperti teks narasi atau eksposisi, guna mengetahui apakah metode ini memiliki efek yang sama luasnya dalam berbagai konteks membaca. Kedua, sebaiknya diteliti penerapan Metode KWL secara daring atau hybrid, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh, untuk melihat bagaimana adaptasi metode ini memengaruhi keterlibatan dan hasil belajar siswa di lingkungan digital. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian yang menggabungkan Metode KWL dengan strategi pembelajaran lain, seperti reciprocal teaching atau mind mapping, untuk mengeksplorasi apakah kombinasi strategi dapat meningkatkan pemahaman membaca secara lebih signifikan dibandingkan penggunaan metode tunggal. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas cakupan konteks, media, dan pendekatan pedagogis yang relevan bagi pengembangan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah menengah.
| File size | 563.09 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
TSBTSB Penelitian Tindakan Kelas yang melibatkan 34 siswa menunjukkan peningkatan prestasi menulis, dengan skor rata-rata meningkat dari 65,21 menjadi 82,46 danPenelitian Tindakan Kelas yang melibatkan 34 siswa menunjukkan peningkatan prestasi menulis, dengan skor rata-rata meningkat dari 65,21 menjadi 82,46 dan
UNZAHUNZAH Ilmu Sorrof terdiri dari berbagai komponen linguistik, yang membuatnya sulit dipelajari dan dimengerti oleh siswa. Kesulitan ini semakin diperparah ketikaIlmu Sorrof terdiri dari berbagai komponen linguistik, yang membuatnya sulit dipelajari dan dimengerti oleh siswa. Kesulitan ini semakin diperparah ketika
LPPMUNIDAYANLPPMUNIDAYAN Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman membaca siswa kelas delapan di SMP Negeri 3 Baubau.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman membaca siswa kelas delapan di SMP Negeri 3 Baubau.
PTIQPTIQ BTQ (Baca Tulis Quran) adalah bagian dari mata pelajaran Pendidikan agama islam yang digunakan sebagai sarana memberikan pengetahuan, bimbingan dan pengembanganBTQ (Baca Tulis Quran) adalah bagian dari mata pelajaran Pendidikan agama islam yang digunakan sebagai sarana memberikan pengetahuan, bimbingan dan pengembangan
PTIQPTIQ Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkanTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan
UNIPARUNIPAR Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas IV MI Darussalam Lembeyan Kulon Kecamatan Lembeyan KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas IV MI Darussalam Lembeyan Kulon Kecamatan Lembeyan Kabupaten
UNIPARUNIPAR Pembelajaran matematika merupakan alur pembelajaran oleh guru yang cenderung menggunakan pendekatan teacher center. Hal ini menjadi penyebab siswa mengalamiPembelajaran matematika merupakan alur pembelajaran oleh guru yang cenderung menggunakan pendekatan teacher center. Hal ini menjadi penyebab siswa mengalami
UNIPARUNIPAR Hal tersebut dapat dilihat dari nilai yang diperoleh awal sebelum melakukan permainan puzzle sebesar 123.742 mengalami peningkatan setelah melakukan permainanHal tersebut dapat dilihat dari nilai yang diperoleh awal sebelum melakukan permainan puzzle sebesar 123.742 mengalami peningkatan setelah melakukan permainan
Useful /
USIUSI Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan omission terjadi sebanyak 57 kali (72,15%), addition sebanyak 29 kali (36,71%), misformation 5 kali (6,33%),Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan omission terjadi sebanyak 57 kali (72,15%), addition sebanyak 29 kali (36,71%), misformation 5 kali (6,33%),
USIUSI Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penggunaan permainan Scattergories dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa kelas VII‑1 pada SMPPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penggunaan permainan Scattergories dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa kelas VII‑1 pada SMP
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai T-hitung = 65,000 > T-tabel = 1,689 pada tingkat signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = (36-1=35),Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai T-hitung = 65,000 > T-tabel = 1,689 pada tingkat signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = (36-1=35),
USIUSI Kelas eksperimental terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol terdiri dari 32 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tertulisKelas eksperimental terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol terdiri dari 32 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tertulis