UNWIRUNWIR

Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaBahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran menulis cerita pendek dan kreativitas peserta didik kelas XI SMKN 3 Bandung pada materi pembelajaran menulis cerpen dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun. Penelitian ini mendeskripsikan perbedaan kemampuan peserta didik dalam menulis cerita pendek dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun antara kelas eksperimen yang menggunakan model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran diskusi serta menguji efektivitas model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam pembelajaran menulis cerita pendek berorientasi pada pengembangan kreativitas peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dengan bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, uji coba, observasi dan tes. Data yang dikumpulkan adalah hasil pretest, posttest dan penilaian kreativitas dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil yang diperoleh berdasarkan uji wilcoxon adalah nilai Asymp. Sig. (2-tailed) menunjukkan 0,000 < 0,05 artinya dapat disimpulkan, bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis cerpen yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dengan kelas kontrol yang menggunakan model diskusi. Adapun hasil dari uji mann whitney adalah Asymp. Sig. (2-tailed) menunjukkan 0,000 < 0,05 artinya model RADEC efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerita pendek.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran RADEC lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek dan kreativitas peserta didik dibandingkan dengan model diskusi.Model RADEC yang melibatkan kegiatan membaca, menjawab, diskusi, menjelaskan, dan mencipta, dapat mengakomodir keterampilan lainnya seperti membaca pemahaman, penguasaan konsep, berbicara, dan berpikir kritis dan kreatif.Hal ini menunjukkan bahwa model RADEC dapat merangsang dan memacu keluarnya potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran menulis cerita pendek dan kreativitas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model RADEC dengan model pembelajaran lain yang berfokus pada pengembangan kreativitas menulis, seperti model pembelajaran berbasis proyek atau model pembelajaran berbasis masalah. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak peserta didik dari berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan menulis untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas model RADEC dalam meningkatkan kreativitas menulis, seperti gaya belajar peserta didik, karakteristik guru, dan konteks pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran menulis yang lebih efektif dan inovatif, serta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah.

  1. PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK BERORIENTASI PADA PENGEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN... bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/view/627PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK BERORIENTASI PADA PENGEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN bahteraindonesia unwir ac index php BI article view 627
Read online
File size469.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test