UNWIDHAUNWIDHA
WIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanWIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanTujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui alasan-alasan sehingga pembelajaran Pkn berbasis kontekstual relevan dalam upaya pengembangan karakter siswa, 2) menemukan kendala-kendala yang muncul dalam , dan 3) menemukan solusi-solusi yang dapat ditempuh dalam . Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa dan guru Pkn kelas VIIIA SMP Negeri 1 Simo, Boyolali. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, interview, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, alasan-alasan sehingga pembelajaran Pkn berbasis kontekstual relevan mengembangkan karakter siswa karena (1) Proses pembelajaran mengaktifkan semua potensi siswa, baik kognitif, afektif, dan psikomotor, (2) materi pembelajaran relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan (3) karakter berkembang karena pembelajaran relevan dengan dunia nyata siswa. Kedua, kendala-kendala yang muncul dalam adalah para siswa sebelumnya tidak dibiasakan mengaitkan materi di kelas dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari siswa. Ketiga, solusi-solusi yang dapat ditempuh dalam adalah senantiasa mengaitkan materi pembelajaran di kelas dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari para siswa.
Proses pembelajaran PKn di sekolah sebagian besar terfokus pada aspek kognitif.Pembelajaran PKn berbasis kontekstual relevan mengembangkan karakter siswa karena mengaktifkan potensi siswa, materi relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan pembelajaran relevan dengan dunia nyata siswa.Kendala dalam pengembangan karakter adalah siswa belum terbiasa mengaitkan materi dengan lingkungan.Solusi yang dapat ditempuh adalah senantiasa menghubungkan materi pembelajaran dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran kontekstual dalam mengembangkan karakter siswa, dengan membandingkan hasil belajar dan perubahan perilaku siswa yang menggunakan metode berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian karakter yang valid dan reliabel, sehingga dapat mengukur perkembangan karakter siswa secara lebih akurat dan komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung , dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dan tokoh masyarakat dalam proses pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia, terutama dalam mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi tantangan global.
- Peran Guru dalam Membangun Karakter dan Moral Siswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan | JIIP - Jurnal... doi.org/10.54371/jiip.v4i8.341Peran Guru dalam Membangun Karakter dan Moral Siswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan JIIP Jurnal doi 10 54371 jiip v4i8 341
- Sage Research Methods - Doing Triangulation and Mixed Methods. sage research methods doing mixed skip... doi.org/10.4135/9781529716634Sage Research Methods Doing Triangulation and Mixed Methods sage research methods doing mixed skip doi 10 4135 9781529716634
| File size | 549.43 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius berdampak positif pada perilaku siswa, seperti toleransi, disiplin, saling menghargai,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius berdampak positif pada perilaku siswa, seperti toleransi, disiplin, saling menghargai,
POLTESAPOLTESA Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala sekolah di SMP Negeri 5 Sambas, didapatkan keluhan yang cukup meresahkan dimana kuota bantuan pendidikan yangBerdasarkan hasil wawancara dengan Kepala sekolah di SMP Negeri 5 Sambas, didapatkan keluhan yang cukup meresahkan dimana kuota bantuan pendidikan yang
PBSI UPRPBSI UPR Program ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 dengan melibatkan 200 siswa dan 15 guru. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihanProgram ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 dengan melibatkan 200 siswa dan 15 guru. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan
STAIBANISALEHSTAIBANISALEH Rekomendasi difokuskan pada sinergi sekolah-keluarga yang lebih kuat dan evaluasi program secara berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program TujuhRekomendasi difokuskan pada sinergi sekolah-keluarga yang lebih kuat dan evaluasi program secara berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tujuh
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Secara otomatis, dengan mengetahui proses pembuatan batik, maka mereka memiliki rasa menghargai terhadap karya seni batik yang ada selama ini. KunjunganSecara otomatis, dengan mengetahui proses pembuatan batik, maka mereka memiliki rasa menghargai terhadap karya seni batik yang ada selama ini. Kunjungan
IAINAMBONIAINAMBON Subjek penelitian yakni guru sejumlah 6 orang, siswa sejumlah 20, dan wali murid sejumlah 5 orang. Dalam pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi,Subjek penelitian yakni guru sejumlah 6 orang, siswa sejumlah 20, dan wali murid sejumlah 5 orang. Dalam pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi,
SAINTISPUBSAINTISPUB Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agama berhasil membangun lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis melalui pendekatan kontekstual,Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agama berhasil membangun lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis melalui pendekatan kontekstual,
UNIBIUNIBI Disamping itu SMK Bakti Nusantara 666 memiliki 950 siswa yang terbagi atas lima program keahlian, sehingga membutuhkan pemantauan atau pembinaan yang lebihDisamping itu SMK Bakti Nusantara 666 memiliki 950 siswa yang terbagi atas lima program keahlian, sehingga membutuhkan pemantauan atau pembinaan yang lebih
Useful /
PBSI UPRPBSI UPR Ajaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandangAjaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandang
UNWIDHAUNWIDHA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, and Review) berhasilBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, and Review) berhasil
UNWIDHAUNWIDHA Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan deskripsi kualitatif dan perhitungan statistika. Hasil penelitianPengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan deskripsi kualitatif dan perhitungan statistika. Hasil penelitian
YAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURANYAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURAN Hasil dari makalah ini Pertama populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan, sampelHasil dari makalah ini Pertama populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan, sampel