LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA
Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan HumanioraPenulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian terkait dengan upaya pembentukan karakter siswa siswi Sekolah Menengah Pertama melalui kegiatan membatik. Kunjungan siswa siswi Sekolah Menengah Pertama Bintang Madani Kota Bandung ke Rumah Batik Komar yang berada di kota Bandung, telah berhasil memberikan pemahaman kepada para siswa akan nilai penting dan istimewa dari kesenian batik yang ada di Indonesia. Batik sebagai warisan budaya nasional tentu memiliki nilai historis tersendiri yang harus dipahami oleh para siswa. Dengan memahami nilai sejarah dan budaya bangsa, yaitu batik, maka para siswa akan memiliki nilai kepedulian yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan observasi ke lapangan, yaitu kegiatan membatik yang diikuti para siswa secara langsung di Rumah Batik Komar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa siswi yang mengikuti kegiatan membatik, dapat belajar lebih sabar, tekun, disiplin, dan berhati-hati. Mereka mengetahui bahwa membuat batik, baik batik tulis dengan metode manual canting, maupun batik cap dengan menggunakan cap logam, diperlukan proses yang tidak mudah dan sangat menuntut kesabaran, ketekunan, dan ketelitian. Secara otomatis, dengan mengetahui proses pembuatan batik, maka mereka memiliki rasa menghargai terhadap karya seni batik yang ada selama ini.
Kunjungan siswa siswi Sekolah Menengah Pertama Bintang Madani ke Rumah Batik Komar telah memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter melalui kegiatan membatik.Kegiatan ini mampu mengajarkan nilai-nilai seperti kesabaran, ketelitian, dan kreativitas.Selain itu, siswa lebih memahami nilai sejarah dan budaya bangsa melalui proses pembuatan batik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter melalui seni batik efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku siswa.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pembelajaran batik terhadap pengembangan kepribadian siswa. Selain itu, perlu dikaji perbandingan antara metode pembelajaran batik manual dan digital dalam membentuk karakter. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan kurikulum batik sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah menengah pertama, dengan mempertimbangkan variasi motif dan nilai budaya lokal yang relevan.
| File size | 376.43 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Sampel terdiri atas 150 siswa dan siswi yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakter siswa berpengaruh langsungSampel terdiri atas 150 siswa dan siswi yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakter siswa berpengaruh langsung
FIB UNMULFIB UNMUL Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisisMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis
BERUGAKBACABERUGAKBACA Lirik yang penuh nuansa emosional mencerminkan kondisi psikologis Ibu Soed yang hidup dalam situasi penjajahan, di mana identitas dan kebebasan bangsaLirik yang penuh nuansa emosional mencerminkan kondisi psikologis Ibu Soed yang hidup dalam situasi penjajahan, di mana identitas dan kebebasan bangsa
169169 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan tanda-tanda dalam dramaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan tanda-tanda dalam drama
PENERBITPENERBIT Penelitian ini mengidentifikasi idiom-idiom estetika postmodern seperti Pastiche, Parody, Kitsch, Camp, dan Schizophrenia dalam karya karawitan Bali. DenganPenelitian ini mengidentifikasi idiom-idiom estetika postmodern seperti Pastiche, Parody, Kitsch, Camp, dan Schizophrenia dalam karya karawitan Bali. Dengan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Galery adalah sebuah tempat untuk menyajikan karya seni untuk dikomunikasikan kepada masyarakat. Galery nDalem Caritagama dirancang untuk menyajikan secaraGalery adalah sebuah tempat untuk menyajikan karya seni untuk dikomunikasikan kepada masyarakat. Galery nDalem Caritagama dirancang untuk menyajikan secara
ISI DPSISI DPS (3) konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak hanya oleh masyarakat lokal sebagai persembahan, tetapi juga oleh pariwisata sebagai souvenir. Penelitian(3) konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak hanya oleh masyarakat lokal sebagai persembahan, tetapi juga oleh pariwisata sebagai souvenir. Penelitian
ISI DPSISI DPS Penelitian ini menyimpulkan bahwa topeng etnik nusantara memiliki peran penting dalam budaya Indonesia, baik secara tradisional maupun modern. GlobalisasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa topeng etnik nusantara memiliki peran penting dalam budaya Indonesia, baik secara tradisional maupun modern. Globalisasi
Useful /
169169 P. Gustami, yang terdiri dari tiga tahap: (1) eksplorasi, yang melibatkan tinjauan literatur dan analisis karakter; (2) pengembangan desain, yang mencakupP. Gustami, yang terdiri dari tiga tahap: (1) eksplorasi, yang melibatkan tinjauan literatur dan analisis karakter; (2) pengembangan desain, yang mencakup
LMULMU Karakteristik beton untuk campuran limbah serat besi bubut untuk pencampuran beton mutu 20 MPa untuk per m3 memerlukan material campuran berupa. Pada penambahanKarakteristik beton untuk campuran limbah serat besi bubut untuk pencampuran beton mutu 20 MPa untuk per m3 memerlukan material campuran berupa. Pada penambahan
LMULMU Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan studi eksperimen pada pembubutan pada baja ST 41. Nilai kekasaran permukaan diperoleh dariMetode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan studi eksperimen pada pembubutan pada baja ST 41. Nilai kekasaran permukaan diperoleh dari
LMULMU Sistem ini mampu menggiling kopi menjadi bubuk kopi ukuran medium. Kecepatan rata-rata penggilingan sebanyak 2,5 detik per gram. Alat penggiling kopi yangSistem ini mampu menggiling kopi menjadi bubuk kopi ukuran medium. Kecepatan rata-rata penggilingan sebanyak 2,5 detik per gram. Alat penggiling kopi yang