STIKESABDURAHMANSTIKESABDURAHMAN

JURNAL FARMASI ABDURAHMANJURNAL FARMASI ABDURAHMAN

salah satu tanaman yang bisa digunakan sebagai pengobatan tradisional adalah pohon yodium (jatropha multifida L), terdapat berbagai macam kegunaan pohon yodium (jatropha multifida L) dalam kehidupan sehari-hari diantaranya getah pada pohonnya bisa digunakan untuk mengobati luka baru dan bengkak dengan cara oleskan getah batang dan daun pada luka baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak daun yodium (Jatropha multifida L.) Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 26 ekor mencit sebagai hewan uji yang di bagi 4 kelompok yaitu 2 kelompok perlakuan ( ekstrak daun yodium segar konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100% dan daun yodium kering konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100%) dan 2 kelompok kontrol (kontrol positif menggunakan Povidon Iodine 10% dan kontrol negatif menggunakan aquadest). Semua mencit di lukai punggungnya sepanjang 2 cm dan kedalaman 0,3 cm. Luka diolesi dua kali sehari dengan ekstrak daun yodium segar, daun yodium kering, Povidon Iodine10% dan kontrol negatif aquadest. Pengamatan luka dilakukan setiap hari (hari ke 0 sampai ke 14). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok perlakuan (ekstrak daun yodium segar dan kering, konsentrasi 25%, 50%,75%, 100%) dan kelompok kontrol, dimana kelompok perlakuan ekstrak daun yodium kering lebih cepat menyembuhkan luka di bandingkan kelompok kontrol.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun yodium (Jatropha multifida L.) berpengaruh signifikan terhadap penyembuhan luka pada mencit, yang ditandai dengan pengecilan ukuran luka dan tidak adanya tanda-tanda infeksi.Pada hari ke‑14, luka telah hampir menutup, dengan kerak yang berkurang terutama pada konsentrasi 100 % ekstrak kering maupun segar, serta pada konsentrasi 75 % ekstrak kering terlihat pertumbuhan rambut halus di permukaan luka.Secara keseluruhan, ekstrak daun yodium kering pada konsentrasi 75 % dan 100 %, serta ekstrak segar pada konsentrasi 100 %, terbukti paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana mekanisme molekuler senyawa aktif dalam ekstrak daun yodium berkontribusi pada proses regenerasi jaringan, sehingga diperlukan studi in‑vitro menggunakan kultur sel fibroblas dan analisis ekspresi gen terkait kolagen. Kedua, apakah kombinasi ekstrak daun yodium dengan bahan antibakteri alami lain, seperti minyak thyme atau propolis, dapat meningkatkan efektivitas penyembuhan tanpa meningkatkan toksisitas, yang dapat diuji melalui percobaan pada model mencit dengan kelompok kontrol tambahan. Ketiga, bagaimana penerapan formulasi topikal berbasis gel atau krim yang mengoptimalkan stabilitas ekstrak kering pada konsentrasi tinggi memengaruhi laju penyembuhan pada luka kronis manusia, sehingga diperlukan uji klinis fase I/II dengan desain acak terkontrol. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang potensi terapeutik yodium dan menghasilkan produk yang aman serta efektif untuk penggunaan klinis.

Read online
File size314.03 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test