ECOJOINECOJOIN

Jurnal AkuntansiJurnal Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pajak karbon di setiap sektor terhadap emisi karbon dan dampaknya terhadap kesejahteraan sosial, dengan moderasi subsidi dan penghapusan hutang pajak. Sampel yang digunakan adalah 28 negara yang telah menerapkan pajak karbon pada tahun 2023. Metode analisis yang digunakan adalah moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak karbon berpengaruh negatif signifikan terhadap emisi karbon, tanpa adanya interaksi antara subsidi dan penghapusan hutang pajak. Ditemukan juga bahwa sektor yang paling efektif adalah transportasi dan listrik dan panas. Pajak karbon juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kesejahteraan sosial, dengan interaksi subsidi dan penghapusan hutang pajak, terutama pada sektor bangunan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pajak karbon memiliki tiga keuntungan, untuk lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pajak karbon memberikan tiga efek utama.mengurangi emisi karbon, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan menghasilkan pendapatan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.Pajak karbon paling efektif diterapkan pada sektor transportasi, listrik, dan panas, serta harus dirancang dengan tarif diferensial serta mekanisme daur ulang pendapatan melalui subsidi dan penghapusan hutang pajak untuk menghindari dampak regresif, terutama pada sektor bangunan.Implementasi yang berhasil memerlukan kebijakan fiskal yang tepat dan pengelolaan sumber daya nasional guna mendukung pencapaian target net‑zero Perserikatan Bangsa‑Bangsa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana tarif pajak karbon yang berbeda mempengaruhi rumah tangga berpenghasilan rendah, menengah, dan tinggi serta mengidentifikasi kebijakan yang dapat meminimalkan beban regresif pada kelompok berpendapatan rendah. Selanjutnya, studi longitudinal dengan model deret waktu dapat mengevaluasi dinamika perubahan harga pajak karbon dari tahun ke tahun serta implikasinya terhadap emisi dan kesejahteraan sosial, memperhitungkan potensi efek lag dan ketidakstabilan tarif. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efektivitas mekanisme daur ulang pendapatan pajak karbon—seperti subsidi sektoral versus transfer lump‑sum langsung—terutama pada sektor bangunan, untuk menentukan strategi yang paling meningkatkan kesejahteraan sosial tanpa mengurangi insentif pengurangan emisi.

  1. Detecting Multicollinearity in Regression Analysis. detecting regression analysis menu submit pdf top... pubs.sciepub.com/ajams/8/2/1/index.htmlDetecting Multicollinearity in Regression Analysis detecting regression analysis menu submit pdf top pubs sciepub ajams 8 2 1 index html
  2. MMSL: CLIMATE CHANGE AND HUMAN HEALTH. mmsl climate change human health doi review article anna valentov... doi.org/10.31482/mmsl.2021.010MMSL CLIMATE CHANGE AND HUMAN HEALTH mmsl climate change human health doi review article anna valentov doi 10 31482 mmsl 2021 010
  3. Overcoming public resistance to carbon taxes - Carattini - 2018 - WIREs Climate Change - Wiley Online... doi.org/10.1002/wcc.531Overcoming public resistance to carbon taxes Carattini 2018 WIREs Climate Change Wiley Online doi 10 1002 wcc 531
  4. A solution to minimum sample size for regressions | PLOS One. solution minimum sample size regressions... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0229345A solution to minimum sample size for regressions PLOS One solution minimum sample size regressions journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0229345
Read online
File size799.73 KB
Pages30
DMCAReport

Related /

ads-block-test