UNTAGUNTAG

JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik

Untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, pasar tradisional memiliki peran penting dalam perekonomian daerah sebagai pusat perdagangan serta interaksi sosial dan budaya. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan relokasi dan revitalisasi Pasar Tradisional Blambangan demi meningkatkan daya saing pasar. Namun kebijakan ini menimbulkan tantangan bagi pedagang, terutama berkurangnya jumlah pengunjung di lokasi relokasi yang berdampak pada penurunan pendapatan. Penelitian ini menganalisis kebijakan relokasi Pasar Blambangan menggunakan pendekatan perumusan kebijakan William N. Dunn, dengan mengacu pada RPJMD Kabupaten Banyuwangi 2021‑2026. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan relokasi tidak secara optimal memperhatikan aspek ekonomi dan sosial pedagang. Faktor utama masalah meliputi kurangnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan pedagang, keterbatasan aksesibilitas di lokasi relokasi, serta tidak adanya strategi adaptasi bagi pedagang. Analisis strukturing masalah dan peramalan kebijakan mengindikasikan bahwa tanpa intervensi yang tepat, pedagang cenderung kembali ke lokasi lama, berpotensi menimbulkan gangguan tata ruang kota. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan komunikasi dua arah, promosi intensif untuk menarik pengunjung, pemberian insentif kepada pedagang, serta perbaikan aksesibilitas dan infrastruktur di lokasi baru. Dengan pendekatan kebijakan yang lebih partisipatif dan adaptif, relokasi pasar dapat dilaksanakan lebih efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Pasar tradisional berperan penting dalam ekonomi daerah sebagai pusat perdagangan dan interaksi sosial‑kultural, namun relokasi Pedagang Pasar Blambangan mengalami penurunan jumlah pengunjung yang berdampak pada pendapatan mereka.Analisis menunjukkan kebijakan relokasi tidak memperhatikan aspek ekonomi dan sosial, terutama kurangnya komunikasi dua arah, aksesibilitas yang rendah, serta strategi adaptasi bagi pedagang.Oleh karena itu, disarankan penerapan kebijakan partisipatif dengan meningkatkan komunikasi dua arah, promosi intensif, insentif, serta perbaikan aksesibilitas dan infrastruktur untuk memastikan keberhasilan relokasi dan manfaat jangka panjang bagi pembangunan ekonomi regional.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penggunaan platform digital untuk promosi pasar relokasi, dengan menguji sejauh mana media sosial dan aplikasi mobile dapat meningkatkan kunjungan konsumen serta pendapatan pedagang. Studi komparatif antara Pasar Blambangan dan pasar tradisional lain yang telah berhasil direlokasi di wilayah Indonesia dapat diadakan untuk mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan, seperti model partisipasi masyarakat, dukungan finansial, dan desain ruang. Analisis longitudinal terhadap perubahan pendapatan dan kesejahteraan pedagang selama lima tahun pasca‑relokasi dapat memberikan gambaran tentang dampak jangka panjang kebijakan serta menilai keberlanjutan program. Penelitian tentang peran GIS (Geographic Information System) dalam penentuan lokasi relokasi pasar dapat membantu mengoptimalkan aksesibilitas, mengurangi biaya transportasi, dan meminimalkan potensi gangguan tata ruang kota. Evaluasi mekanisme insentif yang diberikan pemerintah, seperti subsidi usaha atau pelatihan keterampilan, dapat menilai apakah kebijakan tersebut efektif meningkatkan adaptasi pedagang terhadap lingkungan baru. Akhirnya, studi partisipatif yang melibatkan pedagang, pemerintah, dan masyarakat dalam proses perencanaan kebijakan relokasi dapat menguji model keputusan bersama guna meningkatkan rasa kepemilikan dan keberhasilan implementasi kebijakan.

  1. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PASAR TRADISIONAL DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG | Aisyah | JOURNAL... doi.org/10.54314/jssr.v6i1.1180IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PASAR TRADISIONAL DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Aisyah JOURNAL doi 10 54314 jssr v6i1 1180
  2. DAMPAK RELOKASI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG (STUDI KASUS DI PASAR RAKYAT TALANG BANJAR... ejurnal.provisi.ac.id/index.php/JIMEB/article/view/703DAMPAK RELOKASI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG STUDI KASUS DI PASAR RAKYAT TALANG BANJAR ejurnal provisi ac index php JIMEB article view 703
  3. 0. pdf obj endobj font xobject procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs doi.org/10.37500/IJESSR.2022.51310 pdf obj endobj font xobject procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs doi 10 37500 IJESSR 2022 5131
Read online
File size288.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test