STIKESHBSTIKESHB

JURKESSIAJURKESSIA

Pasar dapat menjadi jalur utama penyebaran penyakit seperti diare, SARS, dan flu burung. Untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pasar, diperlukan implementasi sanitasi pasar yang baik sesuai dengan pedoman Kepmenkes Nomor 519/Menkes/SK/VI/2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesehatan Pasar Modern BSD dan Pasar Ciputat ditinjau dari aspek lokasi dan bangunan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2018 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif observasional menggunakan desain cross sectional berdasarkan checklist No. 519 Kemenkes tahun 2008 tentang Pasar Sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesehatan Pasar Ciputat pada aspek lokasi dikategorikan baik (80%), namun pada aspek bangunan dikategorikan kurang baik (43,4%). Sementara itu, status kesehatan Pasar BSD pada aspek lokasi dikategorikan baik (100%), dan pada aspek bangunan juga dikategorikan baik (86,8%). Secara keseluruhan, status kesehatan kedua pasar pada aspek lokasi sudah baik, namun status kesehatan pada aspek bangunan Pasar Ciputat masih perlu ditingkatkan. Disarankan agar pengelola pasar meningkatkan kualitas bangunan pasar dan fasilitas infrastruktur untuk menciptakan pasar yang sehat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa status kesehatan Pasar Ciputat pada aspek lokasi tergolong baik, namun pada aspek bangunan masih perlu ditingkatkan.Pasar Modern BSD menunjukkan status kesehatan yang baik pada kedua aspek, lokasi dan bangunan.Oleh karena itu, pengelolaan Pasar Ciputat perlu berfokus pada perbaikan bangunan dan infrastruktur untuk memenuhi standar kesehatan pasar yang ditetapkan.Perbaikan ini penting untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat dan aman bagi pedagang maupun pembeli.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang menyebabkan status kesehatan bangunan Pasar Ciputat tergolong kurang baik, seperti kualitas material bangunan, sistem drainase, dan pengelolaan sampah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak sanitasi pasar terhadap kesehatan pedagang dan pembeli, misalnya dengan mengukur prevalensi penyakit menular di sekitar pasar. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan status kesehatan pasar tradisional dengan pasar modern di wilayah lain untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan sanitasi pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui perbaikan kondisi sanitasi pasar. Dengan memahami secara detail tantangan dan peluang dalam pengelolaan sanitasi pasar, diharapkan dapat dirumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan pasar yang sehat, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

  1. #faktor risiko#faktor risiko
  2. #faktor risiko hipertensi#faktor risiko hipertensi
Read online
File size50.49 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2oY
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test