LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA

Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan Humaniora

Televisi sebagai media massa memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik melalui kekuatan audiovisual, seleksi isu, dan strategi kreatif produksi. Dalam konteks ini, program news magazine Satu Indonesia di NET. menjadi contoh menarik bagaimana televisi menggabungkan fungsi informasi, hiburan, dan pembentukan agenda publik melalui pendekatan kreatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ide kreatif dan perencanaan produksi dalam program Satu Indonesia dengan menekankan penerapan teori komunikasi massa, jurnalistik, news magazine, agenda setting, dan kreativitas produksi televisi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka, serta analisis data melalui model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satu Indonesia memanfaatkan storytelling naratif, visualisasi estetis, dan integrasi multiplatform untuk menghadirkan liputan inspiratif yang bersifat timeless. Program ini menerapkan agenda setting dengan mengutamakan isu human interest dan solidaritas sosial, sekaligus membingkai realitas dalam perspektif positif yang selaras dengan identitas NET. sebagai “Televisi Masa Kini. Kreativitas terbukti menjadi inti produksi, lahir dari kolaborasi tim multitalenta yang menyeimbangkan tuntutan profesionalisme jurnalistik dengan tekanan industri media. Temuan ini menegaskan bahwa televisi modern bukan hanya saluran informasi, tetapi juga ruang konstruksi makna sosial yang strategis.

Penelitian ini menganalisis pengembangan ide kreatif dalam perencanaan program news magazine Satu Indonesia NET., memperlihatkan bahwa produksi televisi modern merupakan praktik komunikasi kompleks yang mengintegrasikan aspek teknis, estetis, dan ideologis.Program Satu Indonesia berperan sebagai media utama dalam menyampaikan informasi, menafsirkan realitas sosial, dan mentransmisikan nilai budaya, serta menggunakan agenda‑setting untuk membentuk persepsi publik secara positif sambil mempertahankan prinsip jurnalistik faktualitas, akurasi, dan etika.Kreativitas, baik individu maupun kolektif, menjadi inti proses produksi, memungkinkan integrasi storytelling, strategi visual, dan media digital, sehingga Satu Indonesia menjadi contoh televisi modern yang menyeimbangkan fungsi informasi, hiburan, dan pembentukan agenda publik.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana penggunaan elemen interaktif digital dalam news magazine memengaruhi tingkat keterlibatan penonton, dengan merumuskan pertanyaan penelitian: Bagaimana integrasi format interaktif pada platform media sosial memodifikasi persepsi audiens terhadap kredibilitas dan kepuasan konten news magazine Satu Indonesia? Selain itu, diperlukan studi komparatif antara program news magazine yang menekankan agenda‑setting positif versus agenda‑setting konflik, untuk menjawab: Apakah perbedaan framing isu human interest dan isu politik dalam program news magazine berpengaruh pada perubahan sikap politik dan partisipasi sosial penonton? Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dinamika kreatif tim produksi dengan pendekatan jaringan sosial, mengajukan pertanyaan: Bagaimana struktur kolaborasi multitalenta dalam tim produksi Satu Indonesia mempengaruhi inovasi naratif dan efisiensi proses produksi dalam konteks tekanan deadline industri televisi? Untuk memperluas pemahaman, studi longitudinal dapat meneliti evolusi strategi agenda‑setting Satu Indonesia selama periode beberapa tahun, guna menilai konsistensi dan adaptasi terhadap perubahan tren media. Akhirnya, analisis kualitatif terhadap respons penonton melalui wawancara mendalam dapat mengidentifikasi faktor‑faktor estetis dan naratif yang paling efektif dalam membangun keterikatan emosional, sehingga memberikan wawasan praktis bagi pembuat konten televisi modern.

Read online
File size362.37 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test