UM SURABAYAUM SURABAYA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum IslamPada tahun 2015 hingga 2017, perkawinan di bawah usia muda masih terjadi di Kota Surabaya, yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, pergaulan bebas, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menemukan bahwa ketentuan batas usia minimal perkawinan yang ditetapkan dalam program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) BKKBN adalah 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Program ini sesuai dengan empat dari lima maqasid syariah, yaitu menjaga keturunan, akal, jiwa, dan harta, serta tidak berkaitan dengan menjaga agama.
Pendewasaan usia perkawinan merupakan program penting yang bertujuan untuk meningkatkan usia perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.Program ini diharapkan dapat memberikan kematangan fisik, psikis, sosial, dan ekonomi bagi pasangan sebelum memasuki kehidupan perkawinan, sehingga dapat menciptakan stabilitas dan menghindari kegagalan perkawinan.Pendewasaan usia perkawinan juga sesuai dengan empat dari lima maqasid syariah, yaitu menjaga keturunan, akal, jiwa, dan harta.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara program pendewasaan usia perkawinan di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak pendewasaan usia perkawinan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga, serta bagaimana program ini dapat diintegrasikan dengan kebijakan kependudukan dan keluarga berencana secara lebih efektif. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan individu dalam mendukung dan mempromosikan pendewasaan usia perkawinan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
| File size | 556.25 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ADI JOURNALADI JOURNAL Pendampingan berkelanjutan, infrastruktur digital yang memadai, dan penyesuaian program dengan konteks lokal menjadi faktor kunci keberhasilan, sehinggaPendampingan berkelanjutan, infrastruktur digital yang memadai, dan penyesuaian program dengan konteks lokal menjadi faktor kunci keberhasilan, sehingga
OJSOJS Program MBKM merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan hak belajar di luar program studi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. MetodeProgram MBKM merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan hak belajar di luar program studi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. Metode
SALNESIASALNESIA Adapun hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran terkait desa wisata, PHBS, manajemen usaha, SOPAdapun hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran terkait desa wisata, PHBS, manajemen usaha, SOP
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Dampak utama terutama didorong oleh tiga hasil yang saling terkait: (1) peningkatan pendapatan rumah tangga melalui sistem integrasi peternakan dan pupukDampak utama terutama didorong oleh tiga hasil yang saling terkait: (1) peningkatan pendapatan rumah tangga melalui sistem integrasi peternakan dan pupuk
LARISMALARISMA Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja. StudiKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Studi
STAINUPASTAINUPA Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam berkelanjutan, pemilihan tanaman bernilai jual tinggi, dan pemanfaatan limbahHasil menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam berkelanjutan, pemilihan tanaman bernilai jual tinggi, dan pemanfaatan limbah
KEMENSOSKEMENSOS Kolaborasi merupakan rekomendasi strategis pada implementasi program BAAS Kabupaten Subang. Kasus di Tambakdahan membuktikan strategi yang tepat untukKolaborasi merupakan rekomendasi strategis pada implementasi program BAAS Kabupaten Subang. Kasus di Tambakdahan membuktikan strategi yang tepat untuk
UMAUMA Pelaksanaan lapangan berupa sosialisasi program, verifikasi data, pembagian kartu, pencairan dana, dan pembuatan laporan. Faktor-faktor yang mendukungPelaksanaan lapangan berupa sosialisasi program, verifikasi data, pembagian kartu, pencairan dana, dan pembuatan laporan. Faktor-faktor yang mendukung
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Kesehatan Ibu Nifas melalui, Pelayanan kesehatan ibu nifas, Pemberian vitamin A, PMT ibu nifas. Program 1000 Hari Pertama Kehidupan menurut pandangan hukumKesehatan Ibu Nifas melalui, Pelayanan kesehatan ibu nifas, Pemberian vitamin A, PMT ibu nifas. Program 1000 Hari Pertama Kehidupan menurut pandangan hukum
GERAKANEDUKASIGERAKANEDUKASI (3) menyediakan fasilitas untuk mendukung kegiatan religius di sekolah. (4) membangun komunikasi efektif dengan orang tua melalui pertemuan rutin dan media(3) menyediakan fasilitas untuk mendukung kegiatan religius di sekolah. (4) membangun komunikasi efektif dengan orang tua melalui pertemuan rutin dan media
SALNESIASALNESIA Hasil kegiatan tampak peningkatan pengetahuan kader posyandu dan ibu balita tentang pencegahan stunting sebesar 65% yang diukur dari pre-test dan post-testHasil kegiatan tampak peningkatan pengetahuan kader posyandu dan ibu balita tentang pencegahan stunting sebesar 65% yang diukur dari pre-test dan post-test
SALNESIASALNESIA Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen referensi yang sistematis dan penggunaan teknologi akademik. Oleh karena itu,Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen referensi yang sistematis dan penggunaan teknologi akademik. Oleh karena itu,