POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri (personal hygiene) pada usia 3–5 tahun. Latar belakang menekankan peran krusial pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian anak, khususnya dalam kebersihan diri, yang penting bagi anak prasekolah yang lebih rentan terhadap penyakit jika kemandirian tidak diajarkan dengan baik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross‑sectional, mengumpulkan data melalui kuesioner pola asuh orang tua dan kemandirian personal hygiene anak pada 60 responden di TK Dharma Wanita Pati. Analisis menggunakan uji Spearman rank menunjukkan korelasi signifikan (p = 0,000; r = 0,617) antara pola asuh dan kemandirian personal hygiene anak. Sebagian besar responden (66,6 %) menerapkan pola asuh demokratis, dan 41,7 % anak menunjukkan tingkat kemandirian cukup. Kesimpulan menegaskan bahwa pola asuh yang tepat meningkatkan kemandirian kebersihan diri anak.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri pada usia 3–5 tahun di TK Dharma Wanita Pati.Pola asuh demokratis terbukti paling berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene anak.Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tua melalui gaya pengasuhan yang tepat untuk mendukung perkembangan kemandirian kebersihan diri anak.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pola kerja orang tua, terutama jam kerja dan fleksibilitas, memengaruhi kemampuan anak usia prasekolah dalam mengembangkan kemandirian kebersihan diri, dengan merancang studi komparatif antara keluarga dengan orang tua bekerja full‑time dan part‑time. Selain itu, diperlukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan pola asuh suatu keluarga selama beberapa tahun dan dampaknya terhadap perkembangan kemandirian personal hygiene anak, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor dinamika yang memperkuat atau melemahkan pengaruh pola asuh. Selanjutnya, uji coba intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi edukasi bagi orang tua tentang strategi pengasuhan demokratis dan teknik mengajarkan kebersihan diri, dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan tingkat kemandirian anak melalui desain eksperimental terkontrol.
| File size | 255.69 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
MUTIARAHATIMOESLEMMUTIARAHATIMOESLEM Intervensi yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif untuk memastikan proses perubahan perilaku dapat terjadi secara berkelanjutan. PenelitianIntervensi yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif untuk memastikan proses perubahan perilaku dapat terjadi secara berkelanjutan. Penelitian
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Perkembangan teknologi yang pesat telah menjadikan gadget sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk anak usia sekolah dasar.Perkembangan teknologi yang pesat telah menjadikan gadget sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk anak usia sekolah dasar.
YMPAIYMPAI Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan pengetahuan orang tua terhadap perilaku orangDari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan pengetahuan orang tua terhadap perilaku orang
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Pola asuh orang tua sangat penting untuk membantu anak melakukan kemampuan sosialisasi di lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubunganPola asuh orang tua sangat penting untuk membantu anak melakukan kemampuan sosialisasi di lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan
ALSHOBARALSHOBAR Pembelajaran dengan konteks budaya lokal menjadikan suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan, salah satunya dengan menambahkan budaya lokal padaPembelajaran dengan konteks budaya lokal menjadikan suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan, salah satunya dengan menambahkan budaya lokal pada
UAIUAI Paparan terhadap dunia digital juga dirasakan oleh orang tua di Desa Pasirtanjung, yang mengungkapkan kesulitan mengasuh anak di era digital. Banyak orangPaparan terhadap dunia digital juga dirasakan oleh orang tua di Desa Pasirtanjung, yang mengungkapkan kesulitan mengasuh anak di era digital. Banyak orang
CITRABAKTICITRABAKTI Orang tua adalah ayah dan ibu sebagai pembina pribadi dan pendidik yang pertama dalam hidup anak yang memberikan bantuan serta tanggung jawab untuk mengerahkanOrang tua adalah ayah dan ibu sebagai pembina pribadi dan pendidik yang pertama dalam hidup anak yang memberikan bantuan serta tanggung jawab untuk mengerahkan
UINSAIDUINSAID pertama, pendekatan permisif yang memberikan kebebasan penuh pada anak memilih kegiatan belajar. kedua, pendekatan otoriter di mana orang tua menentukanpertama, pendekatan permisif yang memberikan kebebasan penuh pada anak memilih kegiatan belajar. kedua, pendekatan otoriter di mana orang tua menentukan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian menyebutkan bahwa Pelayanan DP5A Bidang Pengarusutamaan Hak Anak, Perlindungan Perempuan dan Anak pada PPTP2A Kota Surabaya sesuai normaHasil penelitian menyebutkan bahwa Pelayanan DP5A Bidang Pengarusutamaan Hak Anak, Perlindungan Perempuan dan Anak pada PPTP2A Kota Surabaya sesuai norma
UNIBOUNIBO Implementasi tasawuf akhlaki dapat dilakukan melalui internalisasi nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan, membentuk guru sebagai uswah hasanah, dan prosesImplementasi tasawuf akhlaki dapat dilakukan melalui internalisasi nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan, membentuk guru sebagai uswah hasanah, dan proses
BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM Penelitian ini menyoroti pentingnya metodologi yang sesuai dengan usia, peran teknologi, serta dampak konteks budaya terhadap pengajaran Bahasa InggrisPenelitian ini menyoroti pentingnya metodologi yang sesuai dengan usia, peran teknologi, serta dampak konteks budaya terhadap pengajaran Bahasa Inggris
STMIKIBASTMIKIBA Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil belajar kelas eksperimen (kelas VIII A) yaitu = 72,10 dan kelas kontrol (kelas VIIIB) yaitu = 50,52 serta dariHal ini dapat dilihat dari perolehan hasil belajar kelas eksperimen (kelas VIII A) yaitu = 72,10 dan kelas kontrol (kelas VIIIB) yaitu = 50,52 serta dari