POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthLatar Belakang: Kemampuan sosialisasi merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh anak prasekolah agar mereka dapat mengolah emosi, mampu bergaul, menumbuhkan rasa percaya diri, serta siap beradaptasi ketika sudah mulai memasuki usia sekolah. Pola asuh orang tua sangat penting untuk membantu anak melakukan kemampuan sosialisasi di lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 64 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. Variabel dalam penelitian ini menggunakan uji rank spearman untuk menentukan hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. Hasil: Hasil analisis dengan uji rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon dimana p value 0,000 (p value<0,05) dengan nilai korelasi 0,602 yang berarti korelasi antar variabel kuat dan arah hubungan positif. Artinya, semakin baik pola asuh orang tua, semakin tinggi kemampuan sosialisasi yang dimiliki oleh anak. Kesimpulan: Terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon.
Penelitian menemukan hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kemampuan sosialisasi anak usia 4‑6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon.Pola asuh demokratis terbukti paling mendukung kemampuan sosialisasi, sedangkan pola asuh permisif cenderung menghambatnya.Dengan menerapkan pola asuh yang tepat, khususnya demokratis, anak dapat berkembang baik dalam interaksi sosial dan adaptasi lingkungan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara longitudinal bagaimana perubahan pola asuh orang tua memengaruhi perkembangan kemampuan sosialisasi anak selama tiga tahun pertama pendidikan formal, dengan mengumpulkan data berulang setiap semester untuk menilai arah kausalitas yang tidak dapat ditangkap oleh desain cross‑sectional. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara TK di wilayah perkotaan dan pedesaan dapat menilai apakah pengaruh pola asuh demokratis tetap konsisten di konteks budaya dan sosial‑ekonomi yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor‑faktor moderasi yang mungkin memediasi hubungan tersebut. Terakhir, dilakukan uji coba intervensi berbasis pelatihan pola asuh demokratis bagi orang tua, di mana kelompok eksperimen menerima modul pendidikan selama enam minggu sementara kelompok kontrol tidak, kemudian mengukur perubahan skor kemampuan sosialisasi anak menggunakan instrumen yang telah tervalidasi, untuk menentukan efektivitas program dalam meningkatkan kompetensi sosial anak prasekolah. Selain itu, melibatkan ayah dalam proses pengumpulan data dan analisis dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kontribusi kedua orang tua terhadap keterampilan sosial anak, sehingga hasil penelitian dapat lebih representatif dan aplikatif.
- PARENTING PATTERNS IN FORMING CHILD'S RELIGIOUS CHARACTER: CASE STUDY OF RELIGIOUS FAMILY | Mozaic... journal.unusia.ac.id/index.php/mozaic/article/view/281PARENTING PATTERNS IN FORMING CHILDS RELIGIOUS CHARACTER CASE STUDY OF RELIGIOUS FAMILY Mozaic journal unusia ac index php mozaic article view 281
- POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK PRASEKOLAH (USIA 3-6 TAHUN) | Mulqiah | Dunia Keperawatan:... ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JDK/article/view/3643POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK PRASEKOLAH USIA 3 6 TAHUN Mulqiah Dunia Keperawatan ppjp ulm ac journal index php JDK article view 3643
- HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KEMAMPUAN BERSOSIALISASI SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH KELAS VII SMP NEGERI... doi.org/10.33369/consilia.1.3.50-58HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KEMAMPUAN BERSOSIALISASI SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH KELAS VII SMP NEGERI doi 10 33369 consilia 1 3 50 58
- Perbedaan Kemampuan Bersosialisasi Anak yang Mengalami Kecanduan Gadget dengan yang Tidak | Jurnal Obsesi... doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2296Perbedaan Kemampuan Bersosialisasi Anak yang Mengalami Kecanduan Gadget dengan yang Tidak Jurnal Obsesi doi 10 31004 obsesi v6i5 2296
- How Different Are Two Chemical Structures? | Journal of Chemical Information and Modeling. different... doi.org/10.1021/ci100219fHow Different Are Two Chemical Structures Journal of Chemical Information and Modeling different doi 10 1021 ci100219f
| File size | 282.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
YMPAIYMPAI Teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan dalam masalah psikologis anak dan remaja, meskipun keterlibatan ayah tinggi dan pola asuh keluarga otoritatif.Teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan dalam masalah psikologis anak dan remaja, meskipun keterlibatan ayah tinggi dan pola asuh keluarga otoritatif.
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Meski memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kemampuan anak dalam berinteraksi sosial. BerdasarkanMeski memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kemampuan anak dalam berinteraksi sosial. Berdasarkan
STAIMAARIFSTAIMAARIF Selain itu, terdapat hasil siswa yang mampu membaca Al Qurán dengan lancar, menghafal surah-surah pendek, dan membaca doa. Kesimpulan dari penelitianSelain itu, terdapat hasil siswa yang mampu membaca Al Qurán dengan lancar, menghafal surah-surah pendek, dan membaca doa. Kesimpulan dari penelitian
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara peran ibu dengan kejadian sibling rivalry pada anak prasekolah di RA Nahdlatul Fata Jepara. Peran ibu yangKesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara peran ibu dengan kejadian sibling rivalry pada anak prasekolah di RA Nahdlatul Fata Jepara. Peran ibu yang
POLITAPPOLITAP Anak tuna daksa memiliki keterbatasan fisik namun tetap memiliki potensi, kebutuhan, dan keinginan yang sama dengan anak lain, sehingga perkembangan kepribadianAnak tuna daksa memiliki keterbatasan fisik namun tetap memiliki potensi, kebutuhan, dan keinginan yang sama dengan anak lain, sehingga perkembangan kepribadian
FIP UNGFIP UNG Kolaborasi asuh orang tua dengan guru dapat meningkatkan pengembangan moral dan akhlak anak dengan metode ajaran agama. Oleh karena itu, perlu peningkatanKolaborasi asuh orang tua dengan guru dapat meningkatkan pengembangan moral dan akhlak anak dengan metode ajaran agama. Oleh karena itu, perlu peningkatan
GLOBALECONEDUGLOBALECONEDU Analisis data deskriptif dengan teknik persentase dan untuk uji korelasional dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuanAnalisis data deskriptif dengan teknik persentase dan untuk uji korelasional dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dan perilaku bullying, yang didukung oleh nilai korelasi Pearson sebesarPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dan perilaku bullying, yang didukung oleh nilai korelasi Pearson sebesar
Useful /
YMPAIYMPAI Penelitian memakai desain kuasi eksperimen dengan model one group pre-test and post-test. Populasi mencakup seluruh pasien TBC yang terdaftar sepanjangPenelitian memakai desain kuasi eksperimen dengan model one group pre-test and post-test. Populasi mencakup seluruh pasien TBC yang terdaftar sepanjang
MEDIAZAYNAMEDIAZAYNA Aplikasi ini memungkinkan guru untuk membuat kuis interaktif dengan elemen permainan, sehingga siswa merasa termotivasi untuk belajar. Aplikasi QuizizzAplikasi ini memungkinkan guru untuk membuat kuis interaktif dengan elemen permainan, sehingga siswa merasa termotivasi untuk belajar. Aplikasi Quizizz
FIP UNGFIP UNG Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap pengelolaan kelas inklusif berbasis teknologi digital di Sekolah Dasar. Cara pengambilan data dalam penelitianTujuan dari penelitian ini adalah mengungkap pengelolaan kelas inklusif berbasis teknologi digital di Sekolah Dasar. Cara pengambilan data dalam penelitian
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Jaringan optik menyediakan arsitektur tanpa sentuhan untuk pipa bandwidth tinggi dan cepat, meskipun lalu lintas klien masih memiliki bit rate yang rendah.Jaringan optik menyediakan arsitektur tanpa sentuhan untuk pipa bandwidth tinggi dan cepat, meskipun lalu lintas klien masih memiliki bit rate yang rendah.