SARI MUTIARASARI MUTIARA
JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku bullying pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara konsep diri dengan perilaku bullying dengan asumsi bahwa semakin tinggi konsep diri, maka semakin rendah perilaku bullying dan begitu pula sebaliknya, semakin rendah konsep diri, maka semakin tinggi perilaku bullyingnya. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMP Parulian 3 Medan berjumlah 200 orang, dan diambil sampelnya berdasarkan tabel Issac dan Michael sebanyak 127 orang. Data diperoleh dari skala untuk mengukur konsep diri dan perilaku bullying Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment (Pearson Correlation) dengan bantuan SPSS 18 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,529 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil analisis data tersebut menunjukkan adanya hubungan negatif antara konsep diri dengan perilaku bullying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel konsep diri terhadap perilaku bullying sebesar 28,0 persen, selebihnya 72,0 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ini dapat diterima, yaitu terdapat hubungan yang negatif antara konsep diri dengan perilaku bullying.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dan perilaku bullying, yang didukung oleh nilai korelasi Pearson sebesar -0,529 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), artinya semakin tinggi konsep diri, semakin rendah perilaku bullying, dan sebaliknya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying pada siswa SMP Parulian 3 Medan cenderung lebih rendah dibandingkan populasi umum, dengan sebagian besar subjek berada pada kategori perilaku bullying rendah atau sedang.Variabel konsep diri memberikan kontribusi efektif sebesar 28,0 persen terhadap perilaku bullying, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam mengenai dinamika interaksi sosial di lingkungan sekolah untuk memahami bagaimana norma-norma kelompok sebaya dapat memengaruhi perilaku bullying. Studi kualitatif yang mendalam, misalnya melalui wawancara atau focus group discussion, dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi siswa mengenai bullying dan faktor-faktor pendorongnya. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas berbagai program intervensi anti-bullying yang diterapkan di sekolah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti peran guru, dukungan orang tua, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pencegahan. Penelitian juga dapat difokuskan tentang bagaimana konsep diri yang positif dapat ditumbuhkan, dan seberapa besar pengaruhnya terhadap tindakan bullying. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa dilakukan terkait faktor-faktor lain seperti kepribadian, pola asuh, dan kontrol diri dapat memengaruhi perilaku bullying siswa.
| File size | 306.75 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNNESUNNES 05), yang berarti semakin tinggi kecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkat depresi. Penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis mengenai hubungan05), yang berarti semakin tinggi kecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkat depresi. Penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis mengenai hubungan
MAHADEWAMAHADEWA Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswaAnalisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen, yaitu angket kesadaran metakognitif dan tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman terhadap nilai-nilaiPengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen, yaitu angket kesadaran metakognitif dan tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman terhadap nilai-nilai
ITSPKUITSPKU Hal ini dibuktikan dengan perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Pengetahuan dan kesadaran Gen Z terhadap pentingnyaHal ini dibuktikan dengan perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Pengetahuan dan kesadaran Gen Z terhadap pentingnya
ITSCIENCEITSCIENCE Aktivitas ini juga mencakup pengecekan tekanan darah untuk menentukan tingkat normal serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatanAktivitas ini juga mencakup pengecekan tekanan darah untuk menentukan tingkat normal serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan
POLHASPOLHAS Bahasa pemrograman yang digunakan untuk merancang sistem informasi pengelolaan data PKN adalah PHP Native dan basis data MySQL sebagai media penyimpananBahasa pemrograman yang digunakan untuk merancang sistem informasi pengelolaan data PKN adalah PHP Native dan basis data MySQL sebagai media penyimpanan
KOMPETIFKOMPETIF Usaha Jelli Kelapa merupakan usaha industri rumahan yang bergerak di bidang produksi makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhUsaha Jelli Kelapa merupakan usaha industri rumahan yang bergerak di bidang produksi makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Penelitian ini membahas tentang sistem pengawasan kepala madrasah terhadap kinerja guru di Pesantren Madani Pao-Pao. Penelitian menggunakan pendekatanPenelitian ini membahas tentang sistem pengawasan kepala madrasah terhadap kinerja guru di Pesantren Madani Pao-Pao. Penelitian menggunakan pendekatan
Useful /
UIGMUIGM The Javan Plover Anarhynchus javanicus is a range-restricted shorebird endemic to the Indonesian archipelago. While long considered resident in Java andThe Javan Plover Anarhynchus javanicus is a range-restricted shorebird endemic to the Indonesian archipelago. While long considered resident in Java and
STIKESEUBSTIKESEUB Masalah gizi yang dialami remaja di Indonesia meliputi kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, anemia akibat kurang gizi mikro, dan kelebihan beratMasalah gizi yang dialami remaja di Indonesia meliputi kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, anemia akibat kurang gizi mikro, dan kelebihan berat
UNSIQUNSIQ Hasil penelitian menunjukkan motivasi tinggi sebanyak 60 perawat (57,7%), supervisi baik sebanyak 62 perawat (59,6%) dan ketidakpatuhan dalam hand hygieneHasil penelitian menunjukkan motivasi tinggi sebanyak 60 perawat (57,7%), supervisi baik sebanyak 62 perawat (59,6%) dan ketidakpatuhan dalam hand hygiene
UNSIQUNSIQ Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan jumlah partisipan sebanyak 13 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalamPenelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan jumlah partisipan sebanyak 13 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam