STAIBSLLGSTAIBSLLG

Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniBouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Pendidikan seni rupa dapat membantu anak menjadi bukan hanya seorang seniman saja, tetapi juga mengajarkan mereka menjadi kreatif. Kurikulum merupakan inti dari proses pendidikan. Kurikulum pendidikan Indonesia selalu berubah dari waktu ke waktu. Meskipun perubahan kurikulum selalu perlu dilakukan dan sesuai dengan kebutuhan dan prinsip, tidak dapat dihindari. Dalam dunia pendidikan, pergantian kurikulum adalah hal yang biasa. Namun, implementasi kurikulum seringkali sulit dipahami, terutama bagi para pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Stimulasi Seni pada Kurikulum Merdeka di TK Aba An-Nur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggambar bebas dapat mendorong anak untuk berpikir kreatif dan menghasilkan ide-ide yang menyenangkan. Anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai nada, irama, imajinasi dengan gerakan, drama, dan kosakata baru melalui kegiatan bernyanyi yang dilakukan setiap hari. Pengembangan materi tari disesuaikan dengan tema dan disesuaikan dengan guru ekstra, menyanyi, dan menari bersama. Berdasarkan temuan pada TK Aba An-Nur hal yang paling menonjol dari implementasi stimulasi seni pada anak usia dini adalah melukis dan menggambar, bernyanyi dan seni tari.

Penerapan stimulasi seni dalam Kurikulum Merdeka di TK Aba An-Nur menunjukkan hasil positif dalam pengembangan kreativitas, kecerdasan emosional, dan sosial anak.Kegiatan menggambar bebas, bernyanyi, dan menari terbukti efektif mendorong ekspresi diri serta memperkuat motorik kasar dan halus anak.Oleh karena itu, penting bagi semua pihak dalam dunia pendidikan untuk mendukung peran seni dalam kurikulum agar pendidikan menjadi lebih mandiri dan menyeluruh.

Bagaimana pengaruh stimulasi seni terhadap kemampuan bahasa anak usia dini jika diteliti secara longitudinal selama satu tahun penuh? Apakah integrasi seni rupa dengan kegiatan sains sederhana dapat meningkatkan kecerdasan logis anak di bawah usia 5 tahun? Selain itu, layaknya diteliti apakah hasil karya seni anak yang dipamerkan secara daring dapat memengaruhi motivasi orang tua untuk terlibat aktif dalam kegiatan seni di rumah, sehingga mendukung perkembangan emosional anak secara berkelanjutan.

  1. KONSEP, FUNGSI DAN STRATEGI PEMBELAJARAN SENI BAGI PESERTA DIDIK USIA DINI | Kumarottama: Jurnal Pendidikan... e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/kumarottama/article/view/383KONSEP FUNGSI DAN STRATEGI PEMBELAJARAN SENI BAGI PESERTA DIDIK USIA DINI Kumarottama Jurnal Pendidikan e journal iahn gdepudja ac index php kumarottama article view 383
  2. Implementasi Stimulasi Seni Pada Kurikulum Merdeka Di Tk Aba An-Nur | Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam... doi.org/10.37092/bouseik.v2i2.905Implementasi Stimulasi Seni Pada Kurikulum Merdeka Di Tk Aba An Nur Bouseik Jurnal Pendidikan Islam doi 10 37092 bouseik v2i2 905
  3. Kegiatan Menyanyi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini | Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI... doi.org/10.21831/jpa.v8i2.29102Kegiatan Menyanyi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Anak WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI doi 10 21831 jpa v8i2 29102
  4. PENGARUH KEGIATAN MENGGAMBAR BEBAS TEKNIK GRAFFITO TERHADAP SENI RUPA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK... doi.org/10.31004/jptam.v4i1.424PENGARUH KEGIATAN MENGGAMBAR BEBAS TEKNIK GRAFFITO TERHADAP SENI RUPA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK KANAK doi 10 31004 jptam v4i1 424
Read online
File size302.79 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1yl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test