AMIKVETERANAMIKVETERAN
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaJurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode show and tell siswa kelas IV SD Negeri 204/IV Kota Jambi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 204/IV Kota Jambi yang berjumlah 31 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Tindakan pembelajaran pada siklus I tidak mengalami kendala dalam aspek kebahasaan seperti kosa kata/ungkapan atau diksi. Dan aspek non kebahasaan yang meliputi keberanian dan sikap. Tindakan pada siklus II mengalami peningkatan baik dalam aspek kebahasaan dan aspek non kebahasaan. Aspek kebahasaan meliputi ucapan, kosa kata/diksi dan ketepatan kalimat. Aspek non kebahasaan meliputi kelancaran, penguasaan materi, keberanian dan sikap. Peningkatan ditunjukkan dengan peningkatan nilai keterampilan berbicara siswa. Peningkatan yang terjadi yaitu, rata-rata nilai pratindakan siswa sebesar 63,9 dengan persentase ketuntasan 19%, rata-rata nilai pada siklus I siswa sebesar 70,3 dengan persentase ketuntasan 55% persentase tindakan keterampilan berbicara melalui metode show and tell yaitu 57%, rata-rata evaluasi pada siklus II sebesar 78,8 dengan persentase ketuntasan 90%. Dan hal ini juga dapat dilihat dari persentase tindakan keterampilan berbicara melalui metode show and tell yaitu 80%.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode show and tell dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 204/IV Kota Jambi.Tindakan pada siklus I sudah mengalami peningkatan baik aspek kebahasaan dan aspek non kebahasaan.Berdasarkan hasil tes pengamatan keterampilan berbicara, siswa tidak mengalami kendala dalam aspek kebahasaan seperti kosa kata/ungkapan atau diksi.Dan aspek non kebahasaan yang meliputi keberanian dan sikap.Tindakan pada siklus II mengalami peningkatan dari siklus I.Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya keterampilan berbicara siswa baik dalam aspek kebahasaan dan aspek non kebahasaan.Aspek kebahasaan meliputi ucapan, kosa kata/diksi dan ketepatan kalimat.Aspek non kebahasaan meliputi kelancaran, penguasaan materi, keberanian dan sikap.Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas yang diperoleh.Pada saat sebelum dilaksanakan tindakan, nilai rata-rata kelas diperoleh 63,9.Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 70,3.Dan pada siklus II nilai rata-rata kelas semakin meningkat menjadi 78,8.Selain dari nilai rata-rata kelas yang meningkat, pencapaian nilai KKM juga mengalami peningkatan.Hal ini dapat kita lihat pada pratindakan pencapaian nilai KKM sebesar 19%, setelah diberikan tindakan pada siklus I pencapaian nilai KKM sebesar 55%.Dan pada siklus II pencapaian nilai KKM yang diperoleh semakin meningkat sebesar 90%.Jumlah persentase keterampilan berbicara siswa melalui metode show and tell juga mengalami peningkatan, pada saat diberikan tindakan pada siklus I sebesar 57%.Pada siklus II persentase keterampilan berbicara melalui metode show and tell semakin meningkat yaitu 80%.Hal ini dapat diartikan bahwa keterampilan berbicara siswa semakin meningkat dengan menggunakan metode show and tell.
Penelitian selanjutnya bisa mengkaji bagaimana penerapan metode show and tell dalam konteks pembelajaran mata pelajaran lain, seperti sains atau matematika, untuk melihat dampaknya terhadap keterampilan berbicara siswa di berbagai bidang. Selain itu, para peneliti dapat mengeksplorasi teknik tambahan yang dapat diintegrasikan dengan metode show and tell untuk lebih meningkatkan keterampilan berbicara, seperti penggunaan media digital atau alat peraga yang inovatif. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok usia atau tingkat kelas yang berbeda untuk mengevaluasi efektivitas metode ini dalam meningkatkan keterampilan berbicara di berbagai konteks pendidikan.
- Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/57Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php ihsan article view 57
- BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional. brin badan riset inovasi nasional previous next organisasi agenda... ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/view/230BRIN Badan Riset dan Inovasi Nasional brin badan riset inovasi nasional previous next organisasi agenda ummaspul e journal maspuljr article view 230
- Penerapan Metode Show and Tell untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia... doi.org/10.20961/jkc.v11i3.75128Penerapan Metode Show and Tell untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia doi 10 20961 jkc v11i3 75128
| File size | 635.3 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Banyak generasi muda mengalami krisis identitas dan penurunan akhlak akibat pengaruh globalisasi dan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkajiBanyak generasi muda mengalami krisis identitas dan penurunan akhlak akibat pengaruh globalisasi dan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Di sisi lain, Pondok Pesantren Musthafawiyah menghadapi kendala dalam pengelolaan koperasi akibat terbatasnya perizinan dan kualitas manajemen. ImplikasiDi sisi lain, Pondok Pesantren Musthafawiyah menghadapi kendala dalam pengelolaan koperasi akibat terbatasnya perizinan dan kualitas manajemen. Implikasi
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Kurikulum mengalami pergeseran dari sentralistik ke pendekatan kontekstual dan fleksibel sebagaimana tercermin dalam Kurikulum Merdeka. Kendati demikian,Kurikulum mengalami pergeseran dari sentralistik ke pendekatan kontekstual dan fleksibel sebagaimana tercermin dalam Kurikulum Merdeka. Kendati demikian,
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi teknologi, khususnya penggunaan aplikasi Kahoot. dalam proses evaluasi pembelajaran dapatPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi teknologi, khususnya penggunaan aplikasi Kahoot. dalam proses evaluasi pembelajaran dapat
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasilSampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasil
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara sebagai dasar pengumpulan data, serta observasi langsung terhadapPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara sebagai dasar pengumpulan data, serta observasi langsung terhadap
STAIBSLLGSTAIBSLLG Tujuan penelitian ini adalah peran guru dalam menciptakan inovasi pendidikan anak usia dini dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang berkualitasTujuan penelitian ini adalah peran guru dalam menciptakan inovasi pendidikan anak usia dini dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang berkualitas
STAIBSLLGSTAIBSLLG Kegiatan menggambar bebas, bernyanyi, dan menari terbukti efektif mendorong ekspresi diri serta memperkuat motorik kasar dan halus anak. Oleh karena itu,Kegiatan menggambar bebas, bernyanyi, dan menari terbukti efektif mendorong ekspresi diri serta memperkuat motorik kasar dan halus anak. Oleh karena itu,
Useful /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Guru menguasai teknologi, menciptakan pembelajaran interaktif, dan mendorong keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Untuk meningkatkanGuru menguasai teknologi, menciptakan pembelajaran interaktif, dan mendorong keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Untuk meningkatkan
UNUSIAUNUSIA Sifat melawan hukum perbuatan pidana yang semula ada sepanjang diatur dalam aturan undang-undang, kini berkembang menjadi tidak semata berdasarkan aturanSifat melawan hukum perbuatan pidana yang semula ada sepanjang diatur dalam aturan undang-undang, kini berkembang menjadi tidak semata berdasarkan aturan
STAIDENPASARSTAIDENPASAR Produksi sangat penting bagi kelangsungan hidup dan peradaban manusia dan bumi. Sesungguhnya produksi lahir dan tumbuh dari menyatunya manusia dengan alam.Produksi sangat penting bagi kelangsungan hidup dan peradaban manusia dan bumi. Sesungguhnya produksi lahir dan tumbuh dari menyatunya manusia dengan alam.
STIKES KESDAM UDAYANASTIKES KESDAM UDAYANA Metode: Pendidikan kesehatan daring selama 90 menit diberikan pada 22 peserta dengan menggunakan media power point dan video. Perbedaan tingkat pengetahuanMetode: Pendidikan kesehatan daring selama 90 menit diberikan pada 22 peserta dengan menggunakan media power point dan video. Perbedaan tingkat pengetahuan