POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthPaparan timbal (Pb) dari asap rokok dapat mengganggu metabolisme zat besi (Fe) dalam tubuh. Timbal yang terhirup melalui paru-paru masuk ke dalam sirkulasi darah dan berikatan dengan eritrosit, yang kemudian dapat memengaruhi penyerapan dan distribusi zat besi. Perokok aktif berisiko mengalami akumulasi logam berat seperti timbal, yang dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mikronutrien esensial seperti zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar timbal dalam darah dengan kadar besi dalam serum pada perokok aktif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan observasional analitik dan desain potong lintang (cross-sectional). Jumlah sampel sebanyak 20 orang perokok aktif yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar timbal darah dilakukan dengan Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy (ICP-OES) dan kadar besi serum menggunakan metode Fotometry dengan alat Cobas C111. Hasil kadar timbal darah menunjukkan 25% responden memiliki kadar timbal darah melebihi ambang batas menurut National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) yaitu >5 µg/dL) dan 15% responden memiliki kadar besi serum kurang dari ambang batas normal, serta 10% responden memiliki kadar besi serum melebihi ambang batas normal menurut World Health Organization. Berdasarkan uji Mann Whitney U, diperoleh nilai signifikansi sebesar p=0,417 (p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar besi serum antara kelompok perokok aktif dengan kadar timbal darah normal (<5 µg/dL) dan tidak normal (>5 µg/dL). Selisih rerata kadar besi serum antar kelompok hanya sebesar 14,43 µg/dL, dengan rentang kepercayaan 95% yang sangat lebar dan mencakup nol.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis statistik, terdapat tidak perbedaan yang signifikan antara kadar zat besi serum pada perokok aktif dengan kadar timbal darah yang normal dan yang melebihi ambang batas.Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,417 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik.Selisih rerata kadar zat besi serum antar kelompok sangat kecil, yaitu sebesar 43 µg/dL.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji lebih dalam pengaruh konsumsi antioksidan terhadap kerusakan metabolisme zat besi akibat paparan timbal pada perokok. Studi juga disarankan membandingkan kandungan logam berat di berbagai merek rokok dan wilayah geografis untuk memetakan risiko kesehatan spesifik. Selain itu, disarankan melakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang akumulasi timbal terhadap gangguan hematologis dan sistemik pada perokok aktif.
| File size | 253.36 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PTTIPTTI Program ini melibatkan mahasiswa universitas sebagai agen perubahan, memberikan pendidikan dan intervensi kepada anak-anak mengenai pentingnya perawatanProgram ini melibatkan mahasiswa universitas sebagai agen perubahan, memberikan pendidikan dan intervensi kepada anak-anak mengenai pentingnya perawatan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Pola asuh demokratis terbukti paling berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene anak. Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tuaPola asuh demokratis terbukti paling berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene anak. Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tua
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran ibu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya sibling rivalry pada anak usia 3-5 tahun. SemakinSimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran ibu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya sibling rivalry pada anak usia 3-5 tahun. Semakin
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 64 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. VariabelMetode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 64 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon. Variabel
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Latar Belakang: Riset kesehatan dasar di Indonesia menemukan bahwa 57,6% penduduk memiliki masalah gigi, selain itu ada proporsi gigi berlubang atau kariesLatar Belakang: Riset kesehatan dasar di Indonesia menemukan bahwa 57,6% penduduk memiliki masalah gigi, selain itu ada proporsi gigi berlubang atau karies
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Rekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan efikasiRekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan efikasi
JOMPARNDJOMPARND Program ini membuktikan bahwa kombinasi media edukasi inovatif dan pendampingan praktis dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu balita dalamProgram ini membuktikan bahwa kombinasi media edukasi inovatif dan pendampingan praktis dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu balita dalam
MARANATHAMARANATHA Pasien rutin mengonsumsi Warfarin. Pada pemeriksaan, pasien memerlukan ekstraksi gigi yang fraktur, restorasi gigi yang karies, dan scaling. Masalah yangPasien rutin mengonsumsi Warfarin. Pada pemeriksaan, pasien memerlukan ekstraksi gigi yang fraktur, restorasi gigi yang karies, dan scaling. Masalah yang
Useful /
UNRAMUNRAM Program ini meningkatkan keterampilan warga dan memperkuat praktik ekonomi sirkular berbasis pemanfaatan limbah. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDGsProgram ini meningkatkan keterampilan warga dan memperkuat praktik ekonomi sirkular berbasis pemanfaatan limbah. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDGs
ITBITB Dokumentasi yang jelas mengenai etika, format, dan prosedur review mempercepat proses editorial dan meningkatkan peluang penerimaan manuskrip. Oleh karenaDokumentasi yang jelas mengenai etika, format, dan prosedur review mempercepat proses editorial dan meningkatkan peluang penerimaan manuskrip. Oleh karena
MARANATHAMARANATHA Hemodinamik pasien dapat distabilkan dengan titrasi drip norepinefrin hingga 0,2 mcg/kg/menit dan keluhan sesak napas berangsur berkurang. Pasien dirawatHemodinamik pasien dapat distabilkan dengan titrasi drip norepinefrin hingga 0,2 mcg/kg/menit dan keluhan sesak napas berangsur berkurang. Pasien dirawat
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Responden penelitian ini adalah 98 orang Pegawai Negeri Sipil pada Rumah Sakit Umum Daerah Aro Suka Kabupaten Solok. Metode penarikan sampel mengunakanResponden penelitian ini adalah 98 orang Pegawai Negeri Sipil pada Rumah Sakit Umum Daerah Aro Suka Kabupaten Solok. Metode penarikan sampel mengunakan