UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kelompok Ibu – Ibu PKK memiliki peran penting dalam menjalankan program kelestarian lingkungan. Namun keberhasilan program tersebut sangat bergantung terhadap jaringan komunikasi yang terjalin pada setiap anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis bentuk jaringan komunikasi yang terbentuk dalam kelompok ibu – ibu PKK pada program kelestarian lingkungan dan menganalisis aktor yang menempati posisi sentral dalam jaringan komunikasi yang difokuskan pada beberapa elemen yaitu Deggre Centrality, Betweennes Centrality, Clossness Centrality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif deskriptif dengan melibatkan 15 Responden yang merupakan anggota dari kelompok ibu – ibu PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang berisi beberapa pertanyaan mengenai efektivitas jaringan komunikasi pada anggota ibu – ibu PKK dalam menjalankan program kelestarian lingkungan. Selain itu, penulis juga mengumpulkan data melalui observasi untuk mengamati pola komunikasi yang terjalin dalam anggota dan pengurus agar mendapatkan informasi terkait dinamika yang terjalin dalam kelompok tersebut. Teknik analisis yang digunakan adalah Social Network Analysis (SNA) dengan bantuan aplikasi UCINET.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa jaringan komunikasi dalam kelompok ibu-ibu PKK menunjukkan karakteristik yang relatif terpusat, dengan peran sentral yang diemban oleh ketua dan sekretaris PKK.Keterlibatan aktor sentral ini menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan komunikasi yang terbuka dan merata.Pemahaman terhadap struktur jaringan komunikasi ini dapat meningkatkan partisipasi anggota dalam program kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh karakteristik personal anggota PKK, seperti tingkat pendidikan dan pengalaman organisasi, terhadap efektivitas jaringan komunikasi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas jaringan komunikasi PKK di berbagai desa dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan program kelestarian lingkungan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi komunikasi yang bertujuan untuk memperkuat jaringan komunikasi PKK, misalnya melalui pelatihan keterampilan komunikasi atau pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar anggota. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika komunikasi dalam kelompok PKK dan berkontribusi pada peningkatan efektivitas program kelestarian lingkungan di tingkat lokal.

Read online
File size448.48 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test