DINASTIREVDINASTIREV
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program deradikalisasi terhadap perpecahan di Lapas Resiko Tinggi kelas II A Karanganyar dan hambatan-hambatan yang dihadapi Lapas Resiko Tinggi kelas II A Karanganyar dalam menjalankan program deradikalisasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis sosiologis, suatu pendekatan berdasarkan norma-norma atau peraturan yang mengikat, sehingga diharapkan pendekatan ini dapat diketahui bagaimana hukum masyarakat secara empiris merupakan gejala yang dapat dipelajari sebagai suatu variabel penyebab yang menimbulkan akibat-akibat pada berbagai segi kehidupan sosial. Program deradikalisasi terhadap antioksidan di Lapas High Risk kelas II A belum efektif di laksanakan hal ini karena, belum berhasil mengubah sikap ideologi dari radikal menjadi tidak radikal dengan indikator pembantu teroris tersebut membuat pernyataan ikrar setia kepada NKRI. Hambatan yang dihadapi Lapas High Risk kelas II A Karanganyar dalam menjalankan program deradikalisasi yaitu pertama, faktor masyarakat/budaya hukum, sifat tidak kooperatifnya pembantu membuat upaya pelatihan yang merupakan bagian dari Upaya deradikalisasai bagi narapidana terorisme sukar untuk mencapai hasil yang baik, kedua, Faktor penegakan hukum/struktur, Sumber Daya Manusia (SDM) rata-rata tidak sesuai dengan kompetensi pelaksana yang diperlukan dalam pembinaan Napiter selain itu jumlah Pembina Napiter sangat sedikit dengan skala satu Pembina bertugas membina sepuluh Napiter.
Efektivitas program deradikalisasi terhadap narapidana terorisme di Lapas High Risk kelas II A belum efektif di laksanakan hal ini karena, belum berhasil merubah sikap ideologi dari radikal menjadi tidak radikal dengan indikator narapidana teroris tersebut membuat pernyataan ikrar setia kepada NKRI.Hambatan yang dihadapi Lapas High Risk kelas II A Karanganyar dalam menjalankan program deradikalisasi yaitu.Faktor Masyarakat/Budaya Hukum, sifat tidak kooperatifnya narapidana membuat upaya pembinaan yang merupakan bagian dari Upaya deradikalisasai bagi narapidana terorisme sukar untuk mencapai hasil yang baik.Bahwa dalam hal ini banyak teroris yang tidak kooperatif, para napi masih kuat dengan ideologi mereka yang cenderung radikal.Perbedaan sepemahaman mengenai ideologi menyebabkan para napi tidak bisa diajak Kerjasama untuk melancarkan progam deradikalisasi ini.Faktor penegakan hukum/struktur, Sumber Daya Manusia (SDM) rata-rata tidak sesuai dengan kompetensi pelaksana yang di perlukan dalam pembinaan Napiter disamping itu jumlah Pembina Napiter sangat sedikit dengan skala satu Pembina bertugas membina sepuluh Napiter.BNPT sebagai instansi yang bertanggung jawab dalam penaggulangan Terorisme yang melaksanakan Program peningkatan sumber daya manusia Petugas pemasyarakatan, Masih kurang dalam memberikan pelatihan, pendidikan dan bimbingan teknis penanganan terorisme, BNPT melakukan kunjungan tiga bulan atau bahkan enam bulan sekali hal ini dirasa terlalu lama.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program deradikalisasi terhadap narapidana terorisme di Lapas High Risk kelas II A Karanganyar dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda, seperti penelitian kualitatif atau studi kasus. Kedua, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program deradikalisasi, seperti faktor sosial, budaya, dan psikologis. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam program deradikalisasi, seperti pendekatan rehabilitasi dan reorientasi motivasi, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam mengubah pemikiran radikal pelaku terorisme. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya penanggulangan terorisme dan deradikalisasi di Indonesia.
| File size | 684.93 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan edukasi hukum Islam yang komprehensif kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, keterlibatan aktif tokoh agamaOleh karena itu, peneliti merekomendasikan edukasi hukum Islam yang komprehensif kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, keterlibatan aktif tokoh agama
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Abstrak: Artikel ini merekonseptualisasi janji kampanye sebagai kontrak politik yang mengikat dan meninjau tanggung jawab pejabat publik dalam strukturAbstrak: Artikel ini merekonseptualisasi janji kampanye sebagai kontrak politik yang mengikat dan meninjau tanggung jawab pejabat publik dalam struktur
ALFARABIALFARABI Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program life skills (English Class) melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, mampuHasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program life skills (English Class) melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, mampu
UMNUMN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif deskriptif dengan melibatkan 15 Responden yang merupakan anggota dari kelompok ibu – ibu PKK. TeknikPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif deskriptif dengan melibatkan 15 Responden yang merupakan anggota dari kelompok ibu – ibu PKK. Teknik
PDSIPDSI Hasil penilaian menunjukkan bahwa Kepala Program Studi dengan peringkat tertinggi adalah alternatif A7, dengan nilai 0,896358. Berdasarkan hasil penelitianHasil penilaian menunjukkan bahwa Kepala Program Studi dengan peringkat tertinggi adalah alternatif A7, dengan nilai 0,896358. Berdasarkan hasil penelitian
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif‑deskriptif, mengandalkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkanMetode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif‑deskriptif, mengandalkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Organisasi kemahasiswaan yang dikenal sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan wadah kegiatan mahasiswa yang terikat dan diatur hak dan kewajibannyaOrganisasi kemahasiswaan yang dikenal sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan wadah kegiatan mahasiswa yang terikat dan diatur hak dan kewajibannya
WIDYATAMAWIDYATAMA Sebagai produk akhir penelitian ini, program yang telah direvisi – dengan eliminasi topik yang tidak perlu dan penyesuaian durasi – diharapkan dapatSebagai produk akhir penelitian ini, program yang telah direvisi – dengan eliminasi topik yang tidak perlu dan penyesuaian durasi – diharapkan dapat
Useful /
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Jaya Bersama Indo, Tbk, dan PT. Saraswati Griya Lestari, Tbk. Asimetri informasi antara manajemen dan pihak eksternal yang tidak memiliki kuasa memadaiJaya Bersama Indo, Tbk, dan PT. Saraswati Griya Lestari, Tbk. Asimetri informasi antara manajemen dan pihak eksternal yang tidak memiliki kuasa memadai
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas memiliki peran strategis tidak hanya dalam peningkatanDengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas memiliki peran strategis tidak hanya dalam peningkatan
STAIKUSTAIKU The study underscores the importance of addressing the digital divide and improving infrastructure to support effective virtual communication. By identifyingThe study underscores the importance of addressing the digital divide and improving infrastructure to support effective virtual communication. By identifying
UNIBUNIB Pernyataan politik calon presiden Indonesia pada masa pra-pemilu 2024 mengandung ideologi yang terwujud dalam teks kontestasi politik (PC). PenelitianPernyataan politik calon presiden Indonesia pada masa pra-pemilu 2024 mengandung ideologi yang terwujud dalam teks kontestasi politik (PC). Penelitian