IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI

Comm-EduComm-Edu

Pernikahan usia dini telah menjadi fenomena sosial yang kompleks dan memiliki dampak terhadap kehidupan keluarga, terutama dalam konteks ketahanan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan ekonomi keluarga pada pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan, Pagaralam, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif analitik. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, kemudian mereduksi data sesuai dengan batasan dan tujuan yang telah ditentukan oleh peneliti untuk dapat menyajikan (display) data. Terkahir dilakukan verifikasi dan penarikan kesimpulan agar mendapatkan data yang sesuai dan akurat sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sangat sulit untuk menyimpan uang, selain itu tempat tinggal keluarga sebagian besar masih bergantung kepada orang tua/mertua. Namun meskipun begitu temuan menunjukkan bahwa seluruh pelaku pernikahan usia dini berupaya menyisihkan uang mereka untuk pembiayaan pendidikan anak. Pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan pun tidak memiliki jaminan keuangan keluarga dan umumnya hanya bergantung pada asuransi kesehatan yang diberikan oleh pemerintah. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman tentang keadaan ketahanan ekonomi dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mencegah masalah ekonomi pada mereka yang menikah di usia dini.

Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan hanya memadai untuk kebutuhan harian dan sulit menabung.Kebanyakan keluarga masih tinggal bersama orang tua/mertua dan bergantung pada asuransi kesehatan pemerintah.Upaya menyisihkan uang untuk pendidikan anak masih dilakukan, namun belum ada jaminan keuangan keluarga yang kuat.Strategi dukungan finansial dan edukasi keluarga diperlukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi bagi pasangan yang menikah di usia dini.

Melanjutkan penelitian ini, pertama, pertimbangkan studi longitudinal yang memantau perubahan ketahanan ekonomi keluarga pelaku pernikahan usia dini selama 5‑10 tahun untuk menilai dampak jangka panjang ekonomi dan sosialnya. Kedua, lakukan riset eksperimental dengan program pelatihan literasi keuangan dan kewirausahaan bagi pasangan pernikahan dini untuk mengukur peningkatan pendapatan dan tabungan. Ketiga, jelajahi perspektif kebijakan, yaitu mengevaluasi efektivitas intervensi BKKBN dan lembaga keuangan mikro dalam menyediakan asuransi kesehatan, micro‑insurance, serta akses modal mikro bagi keluarga dengan pendapatan rendah, sehingga dapat membangun mekanisme jaminan keuangan yang lebih aman bagi pasangan usia dini.

  1. A Program for Lifelong Learning During the Covid 19 Pandemic | Atlantis Press. program lifelong learning... doi.org/10.2991/assehr.k.210508.002A Program for Lifelong Learning During the Covid 19 Pandemic Atlantis Press program lifelong learning doi 10 2991 assehr k 210508 002
  2. Conceptual Frame Work On Self-Reliance in Community Development in Zimbabwe - Samuel Takarinda Agere,... doi.org/10.1177/002087288202500403Conceptual Frame Work On Self Reliance in Community Development in Zimbabwe Samuel Takarinda Agere doi 10 1177 002087288202500403
  3. The Walsh Family Resilience Questionnaire: the Italian version | NDT. walsh family resilience italian... dovepress.com/the-walsh-family-resilience-questionnaire-the-italian-version-peer-reviewed-fulltext-article-NDTThe Walsh Family Resilience Questionnaire the Italian version NDT walsh family resilience italian dovepress the walsh family resilience questionnaire the italian version peer reviewed fulltext article NDT
Read online
File size256.92 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test