IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI

Comm-EduComm-Edu

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tercapainya kesejahteraan masyarakat, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana peranan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan masyarakat. Adapun teori yang digunakan untuk memperkuat penelitian ini adalah 1. Teori Kesejahteraan Sosial, 2. Teori Kesejahteraan Masyarakat, 3. Teori Pendidikan Masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa hasil wawancara. Jumlah responden yang terlibat adalah 35 orang. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa Peranan Bantuan Sosial PKH dapat meningkatkan kesejahteraan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cijedil Kp. Gunung Lanjung Kec. Cugenang Kab. Cianjur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sangat membantu KPM dalam memenuhi kebutuhan keluarga terutama pendidikan dan kesehatan.

Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan yang disampaikan sebelumnya, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa Peranan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dapat meningkatkan kesejahteraan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cijedil Kp.Pendampingan oleh pendamping sosial terhadap KPM PKH berhasil.Pendamping PKH memberikan arahan yang jelas kepada KPM mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan dan menjalin relasi dengan pihak perbankan, serta memotivasi KPM untuk memulai usaha meskipun dalam skala kecil.Bantuan sosial PKH yang disalurkan pemerintah melalui Kementrian Sosial dengan tujuan menanggulangi kemiskinan yang ada di tengah masyarakat, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan melalui perubahan pola pikir masyarakat sehingga tingkat kesadaran akan pendidikan dan kesehatan meningkat dapat tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan monitoring yang lebih baik terhadap Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memastikan bahwa program ini mencapai sasaran dan tujuan yang diinginkan. Kedua, sosialisasi program PKH perlu dilakukan secara nasional, terutama di daerah-daerah pedalaman, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang program ini. Ketiga, dalam penentuan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM), data yang digunakan harus valid dan tepat sasaran. Data penerima bantuan PKH perlu diperbarui setiap tahun untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada peranan dan efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan lainnya yang telah diimplementasikan pemerintah, untuk mengetahui program mana yang memiliki pengaruh terbesar dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Read online
File size217.47 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test