PELITABANGSAPELITABANGSA

Prosiding Sains dan TeknologiProsiding Sains dan Teknologi

Adaptive reuse pada bangunan cagar budaya merupakan strategi penting yang bermanfaat secara fungsional, sosial, ekonomi, budaya, dan teknis untuk menjaga keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual adaptive reuse dalam strategi konservasi berkelanjutan multidisiplin, dengan fokus pada kajian teknis penggunaan baru dan keandalan bangunan. Pendekatan kualitatif rasionalistik digunakan melalui integrasi telaah literatur, observasi lapangan, dan evaluasi teknis untuk memahami sistem bangunan secara menyeluruh, meliputi fungsi, metode pembangunan, struktur, material konstruksi, serta implikasi pembebanan akibat fungsi baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan adaptive reuse harus mempertimbangkan kompleksitas kondisi bangunan dan perubahan lingkungan, sehingga memerlukan kolaborasi untuk kajian teknis mendalam yang pada obyek konservasi didukung literatur, hasil penelitian, atau pelaksanaan sebelumnya. Bagian utama pendukung bangunan seperti pondasi, balok, pelat lantai, dinding, atap, dan sistem struktur menjadi objek kajian, serta perubahan lingkungan yang berdampak pada bangunan perlu diperhitungkan. Dari analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pendekatan multidisiplin dalam adaptive reuse sesuai mendukung konservasi berkelanjutan yang menyeimbangkan adaptasi fungsi, keandalan bangunan dan memitigasi risiko bangunan mendatang.

Penelitian ini menegaskan bahwa adaptive reuse harus dilakukan secara kontekstual, mengingat perbedaan karakter bangunan dan lingkungan, serta kemungkinan perlunya penerapan sistem konstruksi pendukung tambahan secara terbatas dan terkendali.Oleh sebab itu, adaptive reuse menuntut kajian teknis yang cermat, didukung oleh kajian atas kondisi, prediksi, mitigasi, desain fungsi, pengendalian dalam bentuk regulasi pemanfaatan bangunan dan strategi pemeliharaan berkelanjutan.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka evaluasi teknis untuk mendukung pengambilan keputusan dalam konservasi.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengembangan metode asesmen teknis yang lebih akurat dan non-destruktif untuk mengevaluasi kondisi bangunan cagar budaya, terutama dalam mengidentifikasi potensi risiko struktural akibat perubahan fungsi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model kolaborasi multidisiplin yang efektif antara arsitek, insinyur sipil, dan ahli konservasi, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan teknis dalam proses adaptive reuse. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari perubahan iklim dan bencana alam terhadap bangunan cagar budaya yang telah mengalami adaptive reuse, serta mengembangkan strategi mitigasi yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian warisan budaya Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan fungsi dan keamanannya bagi masyarakat.

  1. Tantangan pengelolaan cagar budaya pasca Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022... jurnal.uns.ac.id/region/article/view/68570Tantangan pengelolaan cagar budaya pasca Peraturan Pemerintah Pengganti Undang undang Nomor 2 Tahun 2022 jurnal uns ac region article view 68570
  2. Global Land Subsidence: Impact of Climate Extremes and Human Activities - Huning - 2024 - Reviews of... agupubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1029/2023RG000817Global Land Subsidence Impact of Climate Extremes and Human Activities Huning 2024 Reviews of agupubs onlinelibrary wiley doi 10 1029 2023RG000817
  3. 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... doi.org/10.13189/cea.2025.1304360 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board doi 10 13189 cea 2025 130436
  4. PELESTARIAN GEDUNG KESENIAN SOCIETEIT DE HARMONIE BERDASARKAN KRITERIA CAGAR BUDAYA | Nursyam | Journal... doi.org/10.35329/jp.v5i1.3954PELESTARIAN GEDUNG KESENIAN SOCIETEIT DE HARMONIE BERDASARKAN KRITERIA CAGAR BUDAYA Nursyam Journal doi 10 35329 jp v5i1 3954
Read online
File size367.37 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test