UNESAUNESA

Journal of Social Dynamics and GovernanceJournal of Social Dynamics and Governance

Penelitian ini menguji peran Garnita Malahayati, sayap organisasi perempuan Nasdem, dalam proses rekrutmen dan seleksi calon legislatif perempuan di tingkat nasional, yang diyakini berkontribusi terhadap peningkatan representasi perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa Garnita Malahayati memainkan peran penting dalam memenuhi kuota 30 persen untuk perempuan dalam manajemen partai dan daftar calon. Garnita bertanggung jawab merekrut perempuan dengan kompetensi, kapabilitas, dan modal sosial, politik, dan finansial yang memadai. Namun, peran Garnita terbatas pada pengajuan dan rekomendasi nama-nama calon dan tidak termasuk partisipasi dalam tim seleksi. Setelah calon perempuan terpilih oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem, peran Garnita berlanjut dengan mendukung dan memberdayakan para calon tersebut selama kampanye.

Studi ini mengungkapkan bahwa dari 19 perempuan anggota DPR RI dari Nasdem, enam (31,5%) berafiliasi dengan Garnita Malahayati.Afiliasi ini memperkuat posisi tawar calon perempuan, membantu mereka mendapatkan nomor urut strategis.Garnita Malahayati berperan penting dalam merekrut perempuan yang berkualitas, memenuhi kuota gender Nasdem sebesar 30 persen.Namun, keterlibatannya terbatas pada merekomendasikan calon, tanpa partisipasi dalam proses seleksi akhir.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi yang digunakan oleh partai politik dalam meningkatkan representasi perempuan, termasuk peran organisasi sayap seperti Garnita Malahayati, dengan fokus pada bagaimana strategi tersebut dapat diadaptasi dan ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor internal partai politik, seperti budaya organisasi dan dinamika kekuasaan, yang dapat menghambat atau memfasilitasi partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan politik. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana media massa dan platform digital dapat dimanfaatkan untuk memperkuat citra dan kredibilitas kandidat perempuan, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya representasi gender yang setara dalam lembaga legislatif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan representasi perempuan dalam politik Indonesia, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.

Read online
File size400.78 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test