JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialStudi ini menganalisis strategi kemenangan calon legislatif perempuan dalam pemilihan umum tahun 2024 di Kabupaten Ciamis dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan enam informan, termasuk calon legislatif, kader partai, dan pengamat politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kemenangan mengintegrasikan tiga modal utama sesuai teori Ronald S. Burt (1995): modal finansial, modal manusia, dan modal sosial. Meskipun menghadapi keterbatasan dana, calon perempuan mampu mengoptimalkan sumber daya melalui pengelolaan dana yang efisien, peningkatan kapasitas kepemimpinan, dan penguatan jaringan sosial berbasis masyarakat. Pola integrasi ketiga modal ini secara efektif mengatasi hambatan struktural seperti budaya patriarki dan akses politik terbatas. Penelitian ini mengonfirmasi relevansi teori tiga modal Burt dalam konteks politik lokal Indonesia, dengan menyesuaikan diri dengan dinamika digital. Implikasi praktisnya menekankan pentingnya pengembangan kader politik perempuan secara holistik dan kebijakan pendanaan alternatif berbasis crowdfunding.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara teoritis, tiga dimensi modal yang diusulkan oleh Ronald S.Burt (1995) dalam buku Sri Budi Eko Wardani (2018)—modal finansial, modal manusia, dan modal sosial—telah diterapkan oleh calon legislatif perempuan sesuai dengan kapasitas mereka.Namun, dalam praktik, beberapa faktor di luar perencanaan telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam pengeluaran pasca-pemilihan.Situasi ini berarti bahwa implementasi tiga dimensi modal ini, meskipun sedang berlangsung, belum sepenuhnya mencapai tingkat optimalitas yang diinginkan.Hambatan yang dihadapi dalam penelitian ini termasuk budaya patriarki yang kuat, hambatan finansial, hambatan struktural dalam sistem politik, dan kurangnya pembangunan kapasitas dan jaringan untuk calon legislatif perempuan.Solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan ini termasuk mengatasi budaya patriarki melalui pendekatan edukasi budaya yang melibatkan semua elemen masyarakat, mengatasi keterbatasan finansial melalui inovasi strategi pendanaan yang kreatif dan berkelanjutan, mengubah hambatan struktural melalui advokasi kebijakan dan penguatan sistem, memperkuat kapasitas dan jaringan melalui program pemberdayaan komprehensif, serta membangun ekosistem pendukung yang berkelanjutan melalui kolaborasi multi-pemangku kepentingan.Pelaksanaan konsisten dan terintegrasi dari solusi-solusi ini diharapkan akan menciptakan lanskap politik yang lebih inklusif dan adil, di mana calon legislatif perempuan tidak hanya mampu mengatasi berbagai hambatan tetapi juga dapat berkontribusi secara maksimal dalam membangun tata kelola yang lebih representatif dan berkualitas tinggi.
Untuk memperkuat peran dan efektivitas calon legislatif perempuan dalam kontes politik, khususnya di tingkat regional, disarankan untuk mengembangkan strategi pendanaan yang lebih inovatif, seperti memanfaatkan mekanisme crowdfunding dan membangun kemitraan dengan organisasi perempuan dan komunitas sosial yang peduli dengan peningkatan partisipasi politik perempuan. Selain itu, memperkuat kapasitas individu adalah aspek penting yang dapat dicapai melalui pendidikan politik berkelanjutan dan pelatihan komunikasi multi-tingkat untuk meningkatkan keterampilan advokasi, negosiasi, dan kepemimpinan publik. Calon perempuan juga disarankan untuk membangun jaringan strategis yang berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat untuk membangun basis dukungan yang kuat dan kredibel. Sementara itu, bagi partai politik, penelitian ini menekankan pentingnya menerapkan program pengembangan kader perempuan secara sistematis dan berkelanjutan, melampaui hanya memenuhi kuota formal. Proses rekrutmen juga harus transparan dan berbasis merit, sehingga perempuan dengan kapasitas dan integritas tinggi mendapatkan kesempatan yang setara. Selain itu, partai diharapkan memberikan bimbingan komprehensif dan dukungan finansial proporsional untuk memastikan calon perempuan siap menghadapi dinamika politik elektoral yang kompetitif. Untuk pemerintah dan masyarakat sipil, diperlukan upaya kolektif untuk meningkatkan literasi dan pendidikan politik publik sebagai langkah untuk mengurangi bias gender yang masih bertahan dalam persepsi publik terhadap kepemimpinan perempuan. Pemerintah dan organisasi masyarakat sipil juga diharapkan mengembangkan program pembangunan kapasitas yang ditargetkan untuk calon perempuan potensial dan memperkuat sistem pengawasan terhadap praktik politik uang. Hal ini dapat menciptakan ekosistem politik yang lebih sehat, inklusif, dan adil secara gender, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal dan nasional.
| File size | 295.95 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSIUINSI THE NEED TO RE-READ WOMENS STATUS IN THE ISLAMIC RELIGIOUS TEXTS. Pemahaman sensitif gender terhadap teks-teks agama Islam ini perlu disosialisasikan untukTHE NEED TO RE-READ WOMENS STATUS IN THE ISLAMIC RELIGIOUS TEXTS. Pemahaman sensitif gender terhadap teks-teks agama Islam ini perlu disosialisasikan untuk
MIFTAHUL ULUMMIFTAHUL ULUM Kesetaraan gender penting diketahui seluruh lapisan masyarakat dan media konvensional maupun digital dapat berperan sebagai alat sosialisasi isu tersebut.mediaKesetaraan gender penting diketahui seluruh lapisan masyarakat dan media konvensional maupun digital dapat berperan sebagai alat sosialisasi isu tersebut.media
STAIMADIUNSTAIMADIUN Management merupakan suatu pendekatan politik yang bertujuan untuk menata ulang pengelolaan sekolah dengan memberikan kekuasaan kepada kepala sekolah danManagement merupakan suatu pendekatan politik yang bertujuan untuk menata ulang pengelolaan sekolah dengan memberikan kekuasaan kepada kepala sekolah dan
STAISAMSTAISAM Pendekatan komunikatif-integratif yang digunakannya, dengan landasan psikoanalisis Freud, menekankan hubungan antara subjektivitas dan objektivitas untukPendekatan komunikatif-integratif yang digunakannya, dengan landasan psikoanalisis Freud, menekankan hubungan antara subjektivitas dan objektivitas untuk
UPN VeteranUPN Veteran Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiMetode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
IAINAMBONIAINAMBON Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam mengajarkan materi sangat kreatif seperti metode diskusi, demonstrasi, dan cooperative learning. Walaupun hanyaMetode yang digunakan oleh guru PAI dalam mengajarkan materi sangat kreatif seperti metode diskusi, demonstrasi, dan cooperative learning. Walaupun hanya
IAINAMBONIAINAMBON Tulisan ini mengkritisi James Banks yang menjelaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki lima dimensi yang saling berkaitan, namun idealnya dalam pembelajaranTulisan ini mengkritisi James Banks yang menjelaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki lima dimensi yang saling berkaitan, namun idealnya dalam pembelajaran
UADUAD Rumusan masalahnya: Pertama, Bagaimana pengaturan persyaratan cuti kampanye bagi kepala daerah incumbent dalam UU Nomor 10/2016; Kedua, Apa kelebihan danRumusan masalahnya: Pertama, Bagaimana pengaturan persyaratan cuti kampanye bagi kepala daerah incumbent dalam UU Nomor 10/2016; Kedua, Apa kelebihan dan
Useful /
UMKLAUMKLA Field dengan format cetak standar terbukti memiliki akurasi lebih tinggi. Kesimpulannya, sistem berbasis Tesseract ini berhasil membuktikan kelayakannyaField dengan format cetak standar terbukti memiliki akurasi lebih tinggi. Kesimpulannya, sistem berbasis Tesseract ini berhasil membuktikan kelayakannya
UnnasUnnas serta bagaimana respon masyarakat terhadap implementasi kebijakan pemerintah Kota Semarang dalam menata industri‑industri di simongan tersebutr. Penelitianserta bagaimana respon masyarakat terhadap implementasi kebijakan pemerintah Kota Semarang dalam menata industri‑industri di simongan tersebutr. Penelitian
UnnasUnnas Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif, yaitu menguraikan secara menyeluruhPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif, yaitu menguraikan secara menyeluruh
UnnasUnnas Populasi ini berjumlah 135 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis SEM (Structural Equation Modelling) yang dioperasikanPopulasi ini berjumlah 135 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis SEM (Structural Equation Modelling) yang dioperasikan