UMNUUMNU

AbdibarayaAbdibaraya

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pertanian hidroponik di PKK RW 08, Desa Cipagalo, Kabupaten Bandung, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan lokal. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan air yang telah dicampur dengan nutrisi esensial yang diperlukan oleh tanaman. Metode ini dipilih karena efisiensinya dalam penggunaan lahan dan air, serta kemampuannya untuk menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi. Pelatihan dan implementasi pertanian hidroponik ini melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bercocok tanam secara modern. Kegiatan yang dilaksanakan dari bulan Agustus 2024 hingga bulan Januari 2025 ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal, khususnya perempuan, dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan komunitas. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kegiatan ini berkontribusi pada beberapa tujuan, antara lain: tanpa kelaparan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan kota dan komunitas yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pertanian hidroponik dapat diterapkan dengan baik di lingkungan PKK RW 08, Desa Cipagalo. Para peserta pelatihan berhasil menguasai teknik dasar hidroponik dan mampu memproduksi sayuran segar secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk PKK RW 08, Desa Cipagalo, berhasil mengimplementasikan sistem pertanian hidroponik.Masyarakat khususnya ibu-ibu PKK tidak hanya mampu menguasai teknik dasar hidroponik, tetapi juga berhasil memproduksi sayuran segar secara mandiri.Program yang dilaksanakan dari Agustus 2024 hingga Januari 2025 ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK dalam mendukung kebutuhan pangan keluarga dan komunitas.Keberhasilan ini membuka peluang untuk mengembangkan program serupa di masa depan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi dampak jangka panjang penggunaan hidroponik terhadap pendapatan ekonomi keluarga PKK. Selain itu, perlu diteliti model hybrid antara hidroponik dan pertanian tradisional untuk meningkatkan efisiensi di daerah dengan keterbatasan lahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi IoT dalam optimasi sistem hidroponik untuk berbagai kondisi iklim, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran pelatihan kewirausahaan dalam memperkuat daya saing usaha pertanian hidroponik. Penelitian juga bisa mempelajari keberlanjutan program ini melalui keterlibatan lebih banyak warga dan integrasi dengan program pemerintah daerah. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi hidroponik dalam mengatasi perubahan iklim melalui pengelolaan air yang lebih efisien.

Read online
File size362.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test