UNIKAUNIKA
G-SMARTG-SMARTPondasi adalah salah satu bagian awal dari sebuah struktur yang berperan sangat penting untuk menopang beban diatasnya. Pondasi tiang pancang termasuk ke dalam bagian struktur bawah bangunan yang berguna untuk menahan beban aksial dan juga beban lateral pada perencanaannya. Tiang pancang yang digunakan pada penelitian ini merupakan tipe tiang pancang panjang ujung bebas yang memiliki berbagai bentuk penampang antara lain: tiang pancang segitiga, bujur sangkar dan lingkaran dengan jenis tanah kohesif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang ujung bebas akibat gaya lateral, pemodelan Rodit berbasis MIT App Inventor dan juga melakukan perbandingan hasil perhitungan manual dengan Rodit. Hasil penelitian ini dapat mengetahui besarnya gaya lateral ultimit (Qu), gaya lateral ijin (QIjin), defleksi (y0) dan rotasi (θ) yang terjadi pada pondasi tiang tiang pancang tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Broms. Dari hasil perbandingan perhitungan manual dengan model Rodit diperoleh hasil Qu = 1.195,012 kg, Qijin = 478 kg, defleksi tiang (y0) = 0,475 cm dan rotasi tiang (θ)= 0,00205 rad, untuk tiang pancang bujur sangkar memiliki hasil Qu = 3.111,58 kg, Qijin = 1.244,63 kg, defleksi tiang pancang (y0) = 0,993 cm dan rotasi tiang (θ)= 0,0031 rad dan tiang pancang lingkaran memiliki hasil Qu = 6.572,98 kg, Qijin = 2.629,19 kg, defleksi tiang pancang (y0) = 0,777 cm dan rotasi tiang (θ)= 0,00181 rad. Selisih yang didapat sebesar 0 dengan presentase error 0%.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Rodit yang berbasis MIT App Inventor berhasil menghitung gaya lateral ultimit (Qu), gaya lateral ijin (Qijin), defleksi (y0) dan rotasi (θ) pada pondasi tiang pancang ujung bebas dengan presisi yg sangat tinggi, karena selisih perhitungan manual dan model aplikasi sama dengan nol.Pentingnya penggunaan model ini terletak pada kemudahan dan kecepatan perhitungan yang dapat membantu insinyur sipil dalam merancang pondasi tiang pancang di lapangan tanpa harus melakukan perhitungan manual secara rinci.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) pengembangan aplikasi Rodit agar mampu menghitung gaya lateral pada tiang pancang ujung jepit dan pada tanah non‑kohesif, sehingga lebih luas cakupannya; (2) integrasi modul daya dukung aksial serta kombinasi beban horizontal dan vertikal ke dalam satu platform aplikasi, sehingga pengguna dapat menilai keseluruhan stabilitas pondasi secara komprehensif; dan (3) uji validasi aplikasi menggunakan data lapangan real pada beberapa lokasi geografis dengan kondisi tanah yang beragam, guna memastikan akurasi dan kehandalan model secara nasional.
| File size | 1.05 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPARUNPAR Kondisi tersebut mendukung tingkat keanekaragaman makrofauna tanah yang lebih tinggi pada lahan alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem budidayaKondisi tersebut mendukung tingkat keanekaragaman makrofauna tanah yang lebih tinggi pada lahan alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem budidaya
UNPARUNPAR Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil dan kualitas hasil yang terbaik selada merah pada pemberian pupuk organic kascing dan air cucianTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil dan kualitas hasil yang terbaik selada merah pada pemberian pupuk organic kascing dan air cucian
UNPARUNPAR Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November sampai Januari 2025 di Greenhouse Jl. Vila Tirta Mas, Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. RancanganPenelitian telah dilaksanakan pada bulan November sampai Januari 2025 di Greenhouse Jl. Vila Tirta Mas, Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Rancangan
UNPARUNPAR Media tanam cocopeat dengan penambahan POC cenderung meningkatkan pertumbuhan shoot Microgreen, sedangkan media arang sekam mendukung pertumbuhan root.Media tanam cocopeat dengan penambahan POC cenderung meningkatkan pertumbuhan shoot Microgreen, sedangkan media arang sekam mendukung pertumbuhan root.
UNPARUNPAR ) pada tanah gambut pedalaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2025. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan) pada tanah gambut pedalaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2025. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan
UNIKAUNIKA Hasil pengujian X‑ray fluorescence menunjukkan dominasi silika (54,6 %), sedangkan uji Atterberg limit dan swelling test menunjukkan bahwa natriumHasil pengujian X‑ray fluorescence menunjukkan dominasi silika (54,6 %), sedangkan uji Atterberg limit dan swelling test menunjukkan bahwa natrium
UNIKAUNIKA Perbaikan tanah PVD kombinasi vacuum dan preloading jarak PVD 1 m, kedalaman PVD 24,5 m, tekanan vacuum 80 kPa, tinggi timbunan 2 m dan tinggi preloadingPerbaikan tanah PVD kombinasi vacuum dan preloading jarak PVD 1 m, kedalaman PVD 24,5 m, tekanan vacuum 80 kPa, tinggi timbunan 2 m dan tinggi preloading
UNIKAUNIKA Struktur gedung balai pelatihan menggunakan kode Indonesia SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, SNI 1727:2019, PBI 1971 dan PPURG. Perencanaan struktur bawahStruktur gedung balai pelatihan menggunakan kode Indonesia SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, SNI 1727:2019, PBI 1971 dan PPURG. Perencanaan struktur bawah
Useful /
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,002). Analisis berpasangan menunjukkan bahwa ekstrak 70% tidak berbeda signifikan dari kontrol GiemsaTerdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,002). Analisis berpasangan menunjukkan bahwa ekstrak 70% tidak berbeda signifikan dari kontrol Giemsa
IDID Keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri pengajar dalam menggunakan Arduino serta tersusunnya modul pembelajaranKeberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri pengajar dalam menggunakan Arduino serta tersusunnya modul pembelajaran
UNPARUNPAR Sebaliknya, nilai KTK tergolong sedang hingga tinggi (19,91–36,58 cmol( )/kg). Distribusi hara menunjukkan variasi antar zona dan lapisan tanpa polaSebaliknya, nilai KTK tergolong sedang hingga tinggi (19,91–36,58 cmol( )/kg). Distribusi hara menunjukkan variasi antar zona dan lapisan tanpa pola
UNPARUNPAR Parameter produksi: panjang polong (cm) dan bobot polong segar (g) pada saat panen (umur 76 HST). Hasil analisis ragam uji F taraf 5%, pemberian vermikomposParameter produksi: panjang polong (cm) dan bobot polong segar (g) pada saat panen (umur 76 HST). Hasil analisis ragam uji F taraf 5%, pemberian vermikompos