IDID
JAMSIJAMSIPengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di SMKN 1 Sebatik Barat pada tanggal 7 November 2025 dengan fokus utama pada peningkatan kualitas air budidaya melalui pelatihan pembuatan sistem filtrasi air sederhana. Kualitas air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya perikanan. Tujuan PkM ini adalah memberikan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis kepada siswa-siswi mengenai pentingnya filtrasi dan cara merakit filter air yang efektif. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai parameter kualitas air, jenis-jenis limbah budidaya, dan fungsi media filtrasi. Selanjutnya, siswa berpartisipasi dalam praktik langsung pembuatan sistem filtrasi, meliputi pengenalan bahan dan media filter (mekanis, kimiawi, dan biologis), perancangan wadah, hingga perakitan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai manajemen kualitas air serta kemampuan mereka dalam merancang dan membuat filter air secara mandiri. Kegiatan ini menghasilkan keterampilan yang aplikatif pada siswa/i untuk mendukung kegiatan budidaya ikan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat dan menggunakan filter air sederhana.Pengetahuan yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam kegiatan budidaya ikan dan telah berhasil dilakukan siswa/i SMKN 1 Sebatik Barat dalam meningkatkan produktivitas melalui pelatihan filtrasi air budidaya di SMKN 1 Sebatik Barat.Pelatihan pembuatan filtrasi air sederhana telah berhasil meningkatkan kompetensi teknis siswa SMKN 1 Sebatik Barat.Sinergi antara pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis memungkinkan siswa untuk mengelola kualitas air budidaya secara mandiri dan efektif.
Sebelum melanjutkan penelitian, lakukan studi longitudinal untuk menilai efektivitas filter sederhana dalam jangka panjang dan dampak ekonomis bagi petani kecil. Selanjutnya, perbandingan antara filter sederhana dan filter semikonduktor dapat menambah pemahaman tentang efisiensi dan biaya. Akhirnya, integrasi sensor IoT sederhana ke dalam filter akan memungkinkan monitoring real-time kualitas air, memperkaya data dan meningkatkan keputusan pengelolaan budidaya.
| File size | 442.19 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBUNB Pencemaran di sungai ini bersifat kompleks dengan hubungan signifikan antar parameter. Pengelolaan kualitas air yang terpadu dan berbasis ekosistem diperlukanPencemaran di sungai ini bersifat kompleks dengan hubungan signifikan antar parameter. Pengelolaan kualitas air yang terpadu dan berbasis ekosistem diperlukan
GREENPUBGREENPUB Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dianalisis secara kualitatif menggunakan teori implementasi kebijakanPengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dianalisis secara kualitatif menggunakan teori implementasi kebijakan
USKUSK Salah satu cara pemberian pelatihan Komunikasi Efektif melalui metode Situation Background Assessment Rekomendasi (SBAR). Tujuan penelitian ini adalahSalah satu cara pemberian pelatihan Komunikasi Efektif melalui metode Situation Background Assessment Rekomendasi (SBAR). Tujuan penelitian ini adalah
UNIMALUNIMAL Pengambilan data dilakukan setiap 7 hari sekali. Adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuanPengambilan data dilakukan setiap 7 hari sekali. Adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan
UNIMALUNIMAL Diharapkan ada penelitian mengenai pemberian pakan pelet yang diformulasikan dari bahan yang berbeda terhadap jenis ikan lainnya. Formulasi pakan peletDiharapkan ada penelitian mengenai pemberian pakan pelet yang diformulasikan dari bahan yang berbeda terhadap jenis ikan lainnya. Formulasi pakan pelet
UNAIRUNAIR Selain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella) scripta, Metopograpsus latifrons, Littoraria scabra, Saccostrea cucculata dan Cardisoma carnifex berasosiasiSelain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella) scripta, Metopograpsus latifrons, Littoraria scabra, Saccostrea cucculata dan Cardisoma carnifex berasosiasi
ITENASITENAS Indeks keanekaragaman total plankton dan bentos di Desa Mande dan Margaluyu termasuk kategori cemar sedang. Di Desa Mande, spesies yang mendominasi fitoplanktonIndeks keanekaragaman total plankton dan bentos di Desa Mande dan Margaluyu termasuk kategori cemar sedang. Di Desa Mande, spesies yang mendominasi fitoplankton
UNSIQUNSIQ Pada lokasi penelitian yang jauh dengan kawasan penambangan bahan galian C di Desa Candimulyo, komponen debit air menurun, komponen frekuensi jenis tumbuhanPada lokasi penelitian yang jauh dengan kawasan penambangan bahan galian C di Desa Candimulyo, komponen debit air menurun, komponen frekuensi jenis tumbuhan
Useful /
UNISLAUNISLA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran maksim dalam percakapan serial animasi Dhot Design School berjudul “Tour Bareng Keluarga Tiffany.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran maksim dalam percakapan serial animasi Dhot Design School berjudul “Tour Bareng Keluarga Tiffany.
USKUSK Faktor kunci yang mempengaruhi kebutuhan untuk perawatan ulang termasuk kesalahan prosedural, kompleksitas anatomi, kegigihan mikroba, dan variabel terkaitFaktor kunci yang mempengaruhi kebutuhan untuk perawatan ulang termasuk kesalahan prosedural, kompleksitas anatomi, kegigihan mikroba, dan variabel terkait
UNAIRUNAIR Kepiting telah diukur dan ditimbang. Kepiting dieuthanasi dengan cara dimasukkan kedalam es sampai tidak bergerak. Octolasmis diamati dari permukaan tubuhKepiting telah diukur dan ditimbang. Kepiting dieuthanasi dengan cara dimasukkan kedalam es sampai tidak bergerak. Octolasmis diamati dari permukaan tubuh
UNAIRUNAIR 5%, 1. 5%, and 2%. Soaking process took was 15, 30 and 60 minutes. Observations on fish decay was conducted at the hour of 0, 10, 15 and 24. Control used5%, 1. 5%, and 2%. Soaking process took was 15, 30 and 60 minutes. Observations on fish decay was conducted at the hour of 0, 10, 15 and 24. Control used