UNIMALUNIMAL
Acta Aquatica: Aquatic Sciences JournalActa Aquatica: Aquatic Sciences JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh surfaktan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan histologi insang benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2014 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Aceh Utara. Ikan diberi perlakuan dengan konsentrasi deterjen yang berbeda, perlakuan yang diberikan yaitu: perlakuan A (Kontrol), B (deterjen 3 %), C (Konsentrasi deterjen 6 %) dan D (Konsentrasi deterjen 9 %). Pengambilan data dilakukan setiap 7 hari sekali. Adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan dan jika terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur. Parameter yang diamati adalah parameter pada laju pertumbuhan, kelangsungan hidup, histologi insang dan efisiensi pakan serta parameter kualitas air (suhu dan pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan nila yang diberi perlakuan konsentrasi deterjen 3 %, 6 %, 9 % berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Perlakuan kontrol menghasilkan nilai, laju pertumbuhan dan efisiensi paling baik, yaitu masing-masing sebesar 2,84 gram, 97,36 %, sedangkan untuk kelangsungan hidup menunjukkan hasil yang terbaik pada perlakuan konsentrasi deterjen 3 % yaitu 100 %. Parameter kualitas air selama penelitian yang diukur antara lain adalah suhu air dengan kisaran 26,6-28,1 ᵒC, dan pH 7,1-7,8.
Semakin tinggi konsentrasi surfaktan maka laju pertumbuhan semakin rendah, tingkat kelangsungan hidup semakin rendah dan efisiensi pakan semakin rendah.Pada histologi insang terdapat kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh surfaktan yaitu terjadinya hiperplasia dan hipertropi pada sel mukosa serta terjadinya hiperplasia sel dan terjadi fuse pada lamela sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang surfaktan terhadap kesehatan ikan dan ekosistem perairan. Selain itu, pengembangan alternatif bahan pengganti surfaktan sintetis dengan bahan alami dapat menjadi arah studi baru. Penelitian juga diperlukan untuk mengevaluasi efek kombinasi surfaktan dengan polutan lain pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan, serta mempelajari mekanisme fisiologis yang terlibat dalam respons ikan terhadap paparan surfaktan.
| File size | 1003.66 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Pertumbuhan ikan patin yang diberi tambahan L‑AP‑Mg dalam pakan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi L‑AP‑Mg. Penambahan L‑AP‑MgPertumbuhan ikan patin yang diberi tambahan L‑AP‑Mg dalam pakan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi L‑AP‑Mg. Penambahan L‑AP‑Mg
UNSURUNSUR Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di Palabuhanratu, Sukabumi. Hubungan panjang berat ikan menunjukkan pola pertumbuhan allometrik, (jantan),Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di Palabuhanratu, Sukabumi. Hubungan panjang berat ikan menunjukkan pola pertumbuhan allometrik, (jantan),
UNSURUNSUR 826 butir dan rata-rata fekunditas per ekor ikan 5. 096 butir telur. Sebaran diameter telur ikan lampam membentuk satu puncak pada TKG III dan IV, dapat826 butir dan rata-rata fekunditas per ekor ikan 5. 096 butir telur. Sebaran diameter telur ikan lampam membentuk satu puncak pada TKG III dan IV, dapat
UMADAUMADA Hasil penelitian menunjukkan jenis bulu babi yang dikoleksi diperairan Pulau Sabang, Kabupaten Tolitoli yaitu Tripneustes gratilla, Mespilia globulus,Hasil penelitian menunjukkan jenis bulu babi yang dikoleksi diperairan Pulau Sabang, Kabupaten Tolitoli yaitu Tripneustes gratilla, Mespilia globulus,
UNIMALUNIMAL Sistem bagi hasil perikanan tangkap melibatkan tiga pihak, yaitu pemilik perahu, pawang pukat dan aneuk pukat, serta tauke bangku, yang masing-masing memilikiSistem bagi hasil perikanan tangkap melibatkan tiga pihak, yaitu pemilik perahu, pawang pukat dan aneuk pukat, serta tauke bangku, yang masing-masing memiliki
MAHARDIKAMAHARDIKA Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126
UNAIRUNAIR Hasil kajian memperlihatkan bahwa karakteristik lingkungan yang diukur tidak begitu berbeda antar stasiun dan juga tidak melebihi baku mutu untuk kehidupanHasil kajian memperlihatkan bahwa karakteristik lingkungan yang diukur tidak begitu berbeda antar stasiun dan juga tidak melebihi baku mutu untuk kehidupan
UNAIRUNAIR Penelitian ini telah dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Metoda penelitianPenelitian ini telah dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Metoda penelitian
Useful /
UNSURUNSUR Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang (gillnet) menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil tangkapan pada kedalaman perairan yang berbeda.Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang (gillnet) menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil tangkapan pada kedalaman perairan yang berbeda.
UNSURUNSUR Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dan dideskripsikan.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dan dideskripsikan.
UNISLAUNISLA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana film Wonder tahun 2017 dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai moralTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana film Wonder tahun 2017 dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai moral
UNAIRUNAIR Distribusi teritip pada penelitian ini menunjukkan bahwa bagian distal lebih rentan mengalami infestasi Octolasmis spp. Namun, teritip tidak menunjukkanDistribusi teritip pada penelitian ini menunjukkan bahwa bagian distal lebih rentan mengalami infestasi Octolasmis spp. Namun, teritip tidak menunjukkan