UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan L-Ascorbyl-2-Phosphate Magnesium (L-AP-Mg) sebagai sumber Vitamin C dalam pakan dengan kadar yang berbeda sehingga diperoleh dosis optimum bagi pertumbuhan ikan patin (Pangasius hypophthalmus) ukuran sejari. Ikan patin dengan bobot rata‑rata 5,00 ± 0,11 g diberi pakan pellet kering dengan protein 40% dan rasio C/P 8 kkal DE/g protein. Lima perlakuan pemberian L-AP-Mg (0, 25, 50, 75 dan 100 mg/kg) dilakukan. Laju pertumbuhan harian (LPH), efisiensi pakan (EP), retensi protein (RP), retensi lemak (RL) dan kadar vitamin C ikan diperoleh setiap 10 hari selama 40 hari. Hasil menunjukkan peningkatan LPH, EP, RP, RL dan vitamin C seiring bertambahnya dosis L-AP-Mg dalam pakan. Penambahan 100 mg/kg L-AP-Mg menghasilkan pertumbuhan ikan patin ukuran sejari tertinggi.

Pertumbuhan ikan patin yang diberi tambahan L‑AP‑Mg dalam pakan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi L‑AP‑Mg.Penambahan L‑AP‑Mg 100 mg/kg pakan menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada penelitian ini.

Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek jangka panjang tambahan L‑AP‑Mg pada kesehatan imun ikan patin, dengan menilai prevalensi infeksi bakteri setelah suplementasi selama 6 bulan. Penelitian lain dapat mengevaluasi kombinasi L‑AP‑Mg dengan sumber protein nabati, untuk mengetahui apakah interaksi nutrisi dapat memaksimalkan efisiensi pakan pada ikan patin. Di samping itu, studi mengenai pengukuran biomarker oksidatif dapat memberi gambaran lebih lengkap tentang mekanisme perlindungan antioksidan L‑AP‑Mg pada jaringan otot ikan.

Read online
File size239.62 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test